digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2023 TA PP INGGITA KANYA PARAMITA 1.pdf
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Cepatnya perkembangan teknologi dan informasi, serta munculnya perlawanan terhadap narasi dan ideologi besar dengan pemberdayaan narasi-narasi kecil, merupakan ciri dari kehidupan posmodernisme. Semangat posmodern dalam pembentukan identitas yaitu pencarian identitas otentik, yang tidak mengacu pada sistem otoritas, ideologi besar, atau narasi besar tertentu, kemudian menjadi landasan akan bagaimana identitas akibatnya dieksploitasi menjadi produk yang ditawarkan kapitalisme. “Pencarian identitas” terus didukung oleh kapitalisme yang senantiasa menghadirkan dan menggilir makna, citra, dan tanda yang baru untuk dikonsumsi, dalam jumlah yang tidak terbatas dan proses terus-menerus yang tak henti-henti. Diciptakan “ilusi kebebasan” dalam memilih identitas lewat berbagai produk dan komoditi, padahal rangkaian identitas tersebut beroperasi di bawah tempo yang telah diatur dalam pasar. Di bawah kondisi yang demikian, seseorang dapat menjadi apa saja; seseorang dapat menjadi orang yang berbeda-beda hanya dengan mengonsumsi produk. Tugas Akhir ini merupakan karya seni yang menjadi representasi akan kondisi tersebut. Intensi tersebut dicapai melalui seni grafis, yaitu dengan teknik cetak saring dan cetak sublim. Seni grafis dipercaya sebagai praktik seni dengan keunikan dan keterbatasannya tersendiri yang dapat memperkuat kandungan makna di balik karya ini dengan baik. Dengan judul Pasar Diri, karya ini merupakan usaha untuk menghadirkan perbenturan makna, citra, tanda, dalam mekanisme pasar yang menyebabkan adanya ilusi kebebasan memilih identitas bagi individu pada masa posmodern.