digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pada tahun 2019 akhir, seluruh dunia dilanda pandemi COVID-19 yang menyebabkan berbagai macam kegiatan manusia dibatasi. Karena pembatasan kegiatan ini, terjadi beberapa fenomena. Pertama, banyak orang yang kehilangan pekerjaan karena perusahaan tidak dapat berjalan dengan normal. Kedua, teknologi berkembang secara pesat (termasuk di bidang finansial) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dunia agar dapat bertahan hidup di tengah kondisi pandemi. Ketiga, banyak orang mulai menggunakan teknologi untuk mendapatkan penghasilan. Karena perkembangan teknologi yang pesat dan penggunaan teknologi untuk mencari penghasilan merupakan hal yang baru untuk beberapa orang, banyak orang terkena kecurangan dan penipuan yang terjadi di area teknologi finansial. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana tingkat literasi dan bagaimana target melakukan keputusan dalam menggunakan uang, serta cara meningkatkan literasi keuangan agar jumlah korban dari penipuan dan kecurangan di aspek keuangan dapat berkurang. Target penelitian ini adalah generasi milenial di Indonesia, karena masyarakat dengan usia produktif di negara Indonesia banyak dari generasi milenial. Untuk mengecilkan perbedaan data, penelitian ini dibatasi di area kota Bandung saja, karena perbedaan dari Upah Minimum Regional (UMR) dan prilaku pengambilan keputusan dalam menggunakan uang berbeda-beda antar kota. Penelitian ini melakukan analisa terhadap 403 responden menggunakan Microsoft Excel dan Program SPSS untuk mengetahui pengaruh dari tingkat finansial literasi terhadap keputusan keuangan serta mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat literasi pada seseorang. Terdapat lima faktor yang digunakan untuk mencari pengaruhnya terhadap finansial literasi, yaitu: umur, jenis kelamin, tingkat edukasi, pekerjaan, dan pendapatan bulanan. Pengujian SPSS meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji multikolinearitas, dan regresi. Berdasarkan hasil pengolahan data, terdapat pengaruh literasi keuangan terhadap pengambilan keputusan keuangan, semakin tinggi tingkat literasi keuangan seseorang, semakin baik pengambilan keputusan keuangan. Serta terdapat pengaruh dari faktor umur, jenis kelamin, tingkat edukasi, dan pendapatan bulanan terhadap tingkat literasi keuangan seseorang. Sedangkan dalam penelitian ini, tidak ada pengaruh dari jenis pekerjaan terhadap tingkat literasi keuangan seseorang. Berdasarkan dari penelitian ini, terdapat beberapa rekomendasi yang diberikan untuk pemerintah, akademis, komunitas yang peduli dengan anak muda, pembisnis, orang tua, dan untuk penelitian selanjutnya agar dapat mengembangkan tingkat literasi keuangan dari generasi milenial dan generasi selanjutnya bersama-sama.