digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2023 TA PP JOANNE FELICIA LIE 1.pdf
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Perkembangan zaman dan cepatnya arus globalisasi menghasilkan semakin pudarnya eksistensi kebudayaan dan nilai historis lokal akibat arus globalisasi dan revolusi industri 4.0 yang mengakibatkan generasi muda kurang adanya minat, keinginan, dan pemikiran untuk melestarikan kekayaan sejarah lokal. Sejarah menjadi salah satu kekayaan yang mengidentifikasi suatu bangsa. Sejarah tidak terlepas dengan peperangan. Perang Bubat merupakan perang yang terjadi antara Kerajaan Majapahit pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk dan Kerajaan Sunda pada masa pemerintahan Maharaja Linggabuana. Peristiwa Perang Bubat pada abad ke-14 mendapatkan tanggapan dan sambutan dari masyarakat. Perang Bubat memiliki pelajaran hidup yang relevan dengan perilaku remaja sekarang. Game visual novel menjadi media yang diminati remaja dengan menyampaikan suatu cerita interaktif dengan fitur pilihan dan alur cerita yang dapat berbeda. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk memperkenalkan Perang Bubat serta pesan moral di dalamnya. Metode pengambilan data yang dipakai berupa kuisioner, wawancara, observasi, serta studi literatur. Dalam memperkenalkan sejarah Perang Bubat terhadap remaja, game visual novel bertema “Perang Bubat” dapat menjadi media yang menarik dan cocok untuk menceritakan sejarah Perang Bubat dengan penceritaan yang modern yang dapat mengunggah rasa penasaran terhadap remaja