2016 SK PP Amilia Putri Jawatra [19013060] - Full Text.pdf
PUBLIC Open In Flipbook Abdul Aziz Ariarasa
Industri batubara Indonesia merupakan salah satu eksportir terbesar di Indonesia (Indonesia Investment, 2016). Industri batubara adalah contributor terbesar terhadap PDB Indonesia yaitu 14.27% dari total nilai ekspor ditahun 2014.Berdasarkan data dari Indonesia Investment, setidaknya 27% dari keluaran energy total dunia dan lebih dari 39% dari energy listrik dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga batubara. Ini menunjukkan bahwa industry batubara memberi kontribusi yang tinggi terhadap sumber daya energi di dunia. Sebagai salah satu eksportir batubara terbesar yang kebanyakan mengekspor ke Cina dan India, disayangkan Indonesia sangat bergantung kepada pasar internasional. Studi ini akan mengukur kinerja keuangan PT Adaro Energy Tbk sebagai produsen batubara terbesar kedua di Indonesia dan 78% dari batubara yang diproduksi dijual ke pasar internasional. Hasil tersebut akan dibandingkan dengan empat competitor terbesar PT Adaro Energy Tbk berdasarkan volume produksi yaitu PT Bumi Resources Tbk, PT Indo Tambangraya Megah Tbk, Indika Energy Tbk, dan PT Bukit Asam (Persero) Tbk. Penilaian kinerja tersebut akan dilakukan dengan menggunakan Analisis Rasio Keuangan dan Analisis Sistem Dupont. Tiga tipe analisis akan digunakan yaitu Analisis Deret Berkala untuk menganalisis tren kinerja keuangan PT Adaro Energy Tbk dan Analisis Cross Section untuk membandingkan kinerja PT Adaro Energy Tbk dengan competitornya. Dan Analisis Kombinasi digunakan untuk membandingkan kinerja PT Adaro Energy Tbk dengan rata-rata industri batubara. Data dari tahun 2011-2014 akan digunakan pada studi ini. Penelitian ini akan fokus pada efek dari fluktuasi harga batubara dunia akibat dari turunnya permintaan batubara Cina sebagai konsumen batubara terbesar di dunia yang berujung pada kelebihan suplai batubara di pasar internasional dan Paket Kebijakan Ekonomi Presiden untuk membangun 35.000 MW pembangkit listrik yang dimulai tahun 2014 di Indonesia terhadap kinerja keuangan PT Adaro Energy Tbk dibandingkan dengan kinerja kompetitornya. Objektif dari studi ini adalah mengukur kinerja keuangan PT Adaro Energy Tbk dan untuk memberikan rekomendasi yang dapat meningkatkan kinerja PT Adaro Tbk. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kinerja perusahaan PT Adaro Energy Tbk menurun dari 2010 ke 2014. Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) PT Adaro Energy Tbk menurun drastis dan berada dibawah industri rata-rata. Namun, PT Adaro Energy Tbk masih dapat menghasilkan keuntungan tidak seperti PT BUMI Resources Tbk dan PT Indika Energy Tbk di tahun 2014. Price Earnings Ratio PT Adaro Energy Tbk lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan lain dan PT Adaro Energy Tbk masih dapat membagikan dividen untuk investor dan pemegang saham.
Perpustakaan Digital ITB