digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Alya Fitria Sukma [19022115]
Terbatas  Abdul Aziz Ariarasa
» Gedung UPT Perpustakaan

Studi ini menganalisis interaksi dinamis antara Risiko Geopolitik Global (GPR), ketahanan pasar keuangan, dan penularan lintas batas di negara-negara ASEAN-5 (Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand). Dengan menggunakan data bulanan dari tahun 2005 hingga 2024 untuk pasar saham, obligasi, dan valuta asing, kami menerapkan analisis kuantitatif tiga tahap. Model Time-Varying Parameter Vector Autoregression (TVP-VAR) digunakan untuk mengukur ketahanan pasar terhadap guncangan GPR global, indeks Diebold- Yilmaz memetakan jaringan penyebaran volatilitas, dan regresi panel menguji apakah ketahanan bertindak sebagai “perisai” terhadap penularan. Kami menemukan bahwa guncangan GPR global secara signifikan mengikis ketahanan keuangan, dengan pasar saham menjadi yang paling rentan. Analisis jaringan mengidentifikasi Malaysia sebagai penyebar risiko dominan dan Thailand sebagai penerima bersih yang konsisten. Secara kritis, hipotesis “perisai ketahanan” sebagian besar ditolak; ketahanan domestik yang lebih tinggi tidak secara efektif melindungi pasar dari penyebaran regional, terutama selama krisis sistemik. Temuan ini menyoroti keterbatasan kebijakan makroprudensial domestik murni dan menekankan kebutuhan akan kerja sama regional yang ditingkatkan, sambil juga menyarankan hasil yang konsisten dengan Hipotesis Pasar Efisien di mana kekuatan penularan sistemik mendominasi pertahanan tingkat nasional.