BAB 1 Reza Fakhrozi
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Reza Fakhrozi
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Reza Fakhrozi
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Reza Fakhrozi
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Reza Fakhrozi
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 6 Reza Fakhrozi
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 7 Reza Fakhrozi
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Reza Fakhrozi
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Disparitas harga merupakan permasalahan ekonomi yang kerap dirasakan penduduk di
wilayah timur Indonesia khususnya Papua Barat dengan wilayah Indonesia lainnya. Hal
ini mendorong Kementerian Perhubungan untuk menjadikan Pelabuhan Oransbari
sebagai salah satu simpul dalam jaringan tol laut Trayek T-9 (SK Kementerian
Perhubungan 2020) serta sebagai pelabuhan pengumpan sekunder menurut Rencana Tata
Ruang Wilayah Provinsi Papua Barat 2013-2033. Demi menunjang kedua rencana di atas,
Pelabuhan Oransbari perlu dirancang dan dikembangkan menjadi pelabuhan yang dapat
menerima muatan peti kemas. Tugas akhir ini akan membahas perancangan pelabuhan
dalam bidang keahlian air meliputi pengolahan data hidro-oseanografi dan desain fasilitas
pelabuhan sisi air. Pengolahan data hidro-oseanografi mencakup pengolahatan data
pasang surut, angin, gelombang serta pemodelan arus dan gelombang. Data pasang surut
diolah dengan menggunakan metode least square dan hasilnya akan digunakan dalam
perencanaan elevasi puncak bangunan serta kedalaman kolam pelabuhan. Data angin
diolah untuk mendapatkan tinggi gelombang dengan metode peramalan gelombang
(hindcasting). Pemodelan arus dan gelombang dilakukan dengan menggunakan software
Delft3D. Hasil pemodelan arus akan digunakan untuk penentuan beban dermaga,
sedangkan hasil dari pemodelan gelombang akan digunakan untuk penentuan elevasi
puncak bangunan serta pengecekan tinggi gelombang izin pada kolam pelabuhan.
Fasilitas pelabuhan sisi air yang akan didesain berupa alur pelayaran, kolam pelabuhan,
pemecah gelombang serta revetment. Aspek alur pelayaran yang akan didesain berupa
kedalaman dan lebar alur pelayaran. Aspek kolam pelabuhan yang akan didesain berupa
luas kolam putar, kedalaman serta area dan volume pengerukan kolam pelabuhan.
Analisis kebutuhan dilakukan terhadap pemecah gelombang dan revetment. Pemecah
gelombang didesain dengan tipe tegak agar dapat mengakomodasi perairan pelabuhan
yang dalam. Sedangkan revetment didesain dengan tipe miring dengan batu alam sebagai
butiran penyusunnya.
Perpustakaan Digital ITB