ABSTRAK Nezar Syahid Alfarizi
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB I - Nezar Syahid Alfarizi
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB II - Nezar Syahid Alfarizi
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB III - Nezar Syahid Alfarizi
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB IV - Nezar Syahid Alfarizi
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB V - Nezar Syahid Alfarizi
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk menentukan karakteristik dinamis tanah melalui nilai kecepatan gelombang geser rata-rata pada kedalaman 30 meter (????????30)di tapak Bendungan ”CHOSO”. Penentuan parameter ini sangat krusial mengingat lokasi bendungan yang berada di wilayah seismik aktif akibat pengaruh Flores Back-Arc Thrust. Metode yang digunakan adalah Multichannel Analysis of Surface Waves (MASW) dengan sumber aktif. Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak MASWaves untuk transformasi medan gelombang berbasis algoritma phase-shift dan pickimg kurva dispersi mode fundamental secara manual. Proses inversi data dilakukan menggunakan perangkat lunak Dinver (Geopsy) dengan menerapkan Neighbourhood Algorithm (NA) untuk memperoleh profil kecepatan gelombang geser (Vs) terhadap kedalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bawah permukaan tapak bendungan tersusun atas variasi lapisan material mulai dari endapan aluvium hingga batuan dasar teknik dari Formasi Nangapanda dan batuan vulkanik. Berdasarkan hasil pengolahan, diperoleh nilai ????????30 dengan rentang sebesar 729 – 1060 m/s. Merujuk pada standar SNI 1726:2019, tapak Bendungan ”CHOSO” diklasifikasikan ke dalam Kelas Situs Batuan Lunak (SC) hingga Batuan (SB). Klasifikasi ini memberikan implikasi bahwa situs penelitian memiliki lapisan batuan breksi vulkanik yang memiliki sifat kekakuan & modulus geser yang tinggi. Hasil ini menjadi parameter input utama dalam menentukan spektrum respons desain guna mitigasi bahaya seismik dan menjamin keamanan struktur fondasi bendungan terhadap guncangan gempa bumi
Perpustakaan Digital ITB