digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Bobby Williams
PUBLIC Open In Flipbook Alice Diniarti

COVER Bobby Williams
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Bobby Williams
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Bobby Williams
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Bobby Williams
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Bobby Williams
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Bobby Williams
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 6 Bobby Williams
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 7 Bobby Williams
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 8 Bobby Williams
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 9 Bobby Williams
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 10 Bobby Williams
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 11 Bobby Williams
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 12 Bobby Williams
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Bobby Williams
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

Rekayasa struktur adalah sub-disiplin dari teknik sipil yang merancang tulang dari struktur buatan manusia. Struktur yang dibangun harus dipastikan stabil, kuat, dan kaku dalam mengakomodasi beban, baik beban gravitasi dan beban lateral. Bidang ini didasari konsep penerapan fisika dan pengetahuan empiris serta mekanis dari material-material struktur . Segala bangunan dan infrastruktur yang dijumpai setiap hari tidak mungkin terlepas dari perancangan yang detail dan menyeluruh. Sudah menjadi kewajiban bidang ini dalam mewujudkan imajinasi pada kertas menjadi hal yang nyata di lapangan, seperti pembangunan Hotel and Convention Center di Kuningan, Jakarta. Bangunan ini bermateral dasar beton bertulang dan akan dikonstruksi di atas tanah lunak setinggi 128 meter. Tantangan seperti angin dan gempa menjadi perhatian utama rekayasawan dalam memastikan bangunan ini dapat berforma semaksimal mungkin. Untuk itu, perancangan bangunan ini akan didasarkan pada sistem rangka pemikul momen dengan acuan Standar Nasional Indonesia (SNI).