Infrastruktur atau bangunan yang kompleks saat ini menghadapi masalah seperti
beban gempa yang selalu meningkat serta deteriorasi pada elemen struktur yang
terus terjadi hingga memberikan dampak buruk pada umur layan suatu bangunan
maupun infrastruktur. Dibutuhkan inovasi untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Inovasi yang sedang berkembang saat ini yaitu menggunakan lembaran Carbon
Fiber Reinforced Polymer (CFRP) dalam desain perkuatan bangunan maupun
infrastruktur. Namun, perilaku dan kinerja dari lembaran CFRP sebagai tulangan
tarik pada elemen struktur seperti kolom beton belum banyak diketahui. Oleh
karena itu, penelitian ini akan membahas mengenai hal tersebut yang dilakukan
secara komprehensif.
Pada penelitian ini dilakukan dengan membuat simulasi pemodelan yang
menggunakan metode berbasis numerik komputer yaitu analisis elemen hingga
(FEM). Terdapat 3 variasi pemodelan benda uji yang diberi nama benda uji kontrol
(B-K), benda uji custom (B-CUS), dan benda uji konseptual ACI 440.2R.17 (BACI).
Fokus pada penelitian ini yaitu melakukan investigasi teoritis untuk
normalisasi peningkatan kapasits lentur dan melakukan analisis kinerja atau
mengetahui perilaku histeretik untuk seluruh benda uji. Investigasi teoritis
dilakukan untuk mendapatkan diagram interaksi dan normalisasi aksial-lentur dari
benda uji. Sedangkan analisis kinerja dilakukan untuk mendapatkan perilaku
histeretik dari benda uji. Pengujian pada investigasi teoritis dilakukan dengan
memberikan beban monotonik arah lateral saat beban tekan tertentu. Sedangan
pengujian pada analisis kinerja dilakukan dengan memberikan beban siklik arah
lateral saat beban tekan 20%. Untuk mengukur perilaku histeretik menggunakan 3
(tiga) parameter, yaitu kurva beban-perpindahan, disipasi energi, dan degradasi
kekakuan.
Berdasarkan hasil investigasi teoritis, didapatkan normalisasi peningkatan kapasitas
lentur yang terbesar untuk benda uji konseptual ACI 440.2R.17 (B-ACI) sebesar
55.86% pada axial load 20% dari kapasitas benda uji kontrol (B-K). Sedangkan
normalisasi peningkatan kapasitas lentur yang terbesar untuk benda uji custom (B CUS) sebesar 26.77% pada pure bending dari kapasitas benda uji kontrol (B-K).
Maka dari itu, hasil investigasi teoritis tersebut membuktikan bahwa perkuatan
dengan menggunakan konseptual ACI 440.2R.17 (B-ACI) maupun konsep custom
(B-CUS) sangat signifikan meningkatkan kapasitas lentur dari kolom beton
bertulang. Teoritis perhitungan peningkatan kapasitas lentur dari kolom beton
bertulang yang telah diperkuat menggunakan lembaran CFRP baik dengan konsep
ACI 440.2R.17 (B-ACI) maupun konsep custom (B-CUS) dibuat pada penelitian
ini.
Berdasarkan hasil analisis kinerja, didapatkan benda uji mampu memikul beban
hingga daktilitas 6 (enam) dengan metode displacement control hingga 120 mm
dan seluruh benda uji mengalami pinching effect. Peningkatan kumulatif disipasi
energi untuk benda uji konseptual ACI 440.2R.17 (B-ACI) sebesar 19.85% dari
kumulatif disipasi energi benda uji kontrol (B-K). Sedangkan peningkatan
kumulatif disipasi energi untuk benda uji custom (B-CUS) sebesar 5.23% dari
kumulatif disipasi energi benda uji kontrol (B-K). Seluruh benda uji mengalami
degradasi kekakuan sebelum mencapai kapasitas beban maksimum. Setelah beban
lateral maksimum tercapai, degradasi kekakuan untuk benda uji konseptual ACI
440.2R.17 (B-ACI) dan benda uji custom (B-CUS) lebih lambat jika dibandingkan
dengan benda uji kontrol (B-K). Maka dari itu, hasil analisis kinerja tersebut
membuktikan bahwa perkuatan dengan menggunakan konseptual ACI 440.2R.17
(B-ACI) maupun konsep custom (B-CUS) sangat signifikan meningkatkan
ketangguhan terhadap beban siklik dan membuat penurunan kekuatan yang lebih
lambat untuk kolom beton bertulang.
Perpustakaan Digital ITB