ABSTRAK Vindy Resta Firanda
Terbatas Irwan Sofiyan
» ITB
Terbatas Irwan Sofiyan
» ITB
PT Toyota-Astra Motor (TAM) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, salah satu perannya yaitu melakukan distribusi produk otomotif mobil ke seluruh wilayah Indonesia. Vehicle Logistics Division (VLD) merupakan divisi yang bertanggung jawab dalam operasional logistik domestik dan pemasangan common aksesoris Mobil Toyota. Berdasarkan data bulan Maret 2019-Februari 2020, Kondisi overstock masih terjadi di VDC (Vehicle Delivery Center) dengan average national overstock mencapai 3,43%. RVDC (Regional Vehicle Delivery Center) area Tugu berkontribusi sebesar 0,53% terhadap average national overstock. Akar permasalahan dari overstock di RVDC Tugu yaitu tidak optimumnya standard stock level mobil yang digunakan di RVDC.
Dalam menyelesaikan permasalahan, pada penelitian ini digunakan dua model acuan. Pada kebijakan ????(????,????) dilakukan dekomposisi permasalahan ke dalam n komponen tunggal dan menerapkan teori markov decision sebagai prosedur analitik. Model ini juga menggunakan algoritma Zheng dan Federgruen (1991) untuk mendapatkan minimum dan maximum stock level (????,????) optimum mobil yang digunakan sebagai input pada kebijakan (????,????,????). Pada kebijakan (????,????,????), diterapkan policy iteration improvement step dan pendekatan simulasi untuk mendapatkan nilai ???? optimum sebagai variabel keputusan yang membantu dalam menentukan perlu atau tidaknya pembuatan suatu delivery planning berdasarkan posisi persediaan secara real time. Hasil uji analisis sensitivitas menunjukkan, model sensitif terhadap perubahan parameter permintaan, lead time, dan komponen biaya persediaan.
Solusi kebijakan ????(????,????) dan (????,????,????) didapatkan menggunakan data tahun 2019 pada kondisi normal sebelum terjadi perubahan signifikan terhadap permintaan akibat pendemi. Solusi kebijakan menunjukkan total maximum stock level yang disimpan di RVDC Tugu sebesar 1047 unit kurang dari kapasitas standar saat ini 2222 unit, secara tidak langsung menurunkan kontribusi average national overstock di RVDC Tugu dari 0,53% menjadi 0%. Kebijakan ????(????,????) dapat menurunkan biaya persediaan sebesar 36,11% dari Rp.1.118.739,835,18/bulan menjadi Rp.714.733.315,57/bulan sedangkan kebijakan (????,????,????) dapat menurunkan biaya persediaan sebesar 39,71% menjadi Rp. Rp. 674.518.112,16/bulan.
Perpustakaan Digital ITB