ABSTRAK Fransisca Benedicta
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional BPJS Kesehatan sangat bergantung pada
keseimbangan kondisi keuangan lembaga sehingga pencapaian target penerimaan iuran menjadi
fokus utama manajemen risiko. Penelitian ini bertujuan mengembangkan framework kuantifikasi
risiko penerimaan iuran menggunakan model deret waktu ARIMAX dengan variabel eksogen
jumlah peserta aktif. Proyeksi kepesertaan diperoleh dari mengaplikasikan model rantai Markov
yang telah dimodifikasi sedangkan simulasi Monte Carlo diterapkan untuk mengestimasi
distribusi penerimaan iuran tahunan dan menghitung peluang ketercapaian target. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa model ARIMAX mampu menangkap keterkaitan antara
dinamika kepesertaan dan penerimaan iuran. Model terbaik untuk data tahun 2022-2024 adalah
????????????????????????(0, 1, 0) dengan nilai MAPE sebesar 1,95% pada data pengujian. Tanpa intervensi
tambahan, peluang ketercapaian target Rp168,5 triliun hanya sebesar 37,00%. Dari tiga skenario
intervensi yang diuji, skenario peningkatan peserta baru dinilai paling efisien dengan peluang
keberhasilan 96,38%. Kerangka kerja ini diharapkan dapat berfungsi sebagai sistem peringatan
dini bagi manajemen risiko.
Perpustakaan Digital ITB