Diabetes dan obesitas dulunya merupakan masalah dunia yang kaya, tetapi diet gaya hidup di negara-negara berpenghasilan rendah telah berubah. Semakin banyak orang yang mengkonsumsi lebih banyak makanan olahan dan makanan yang tinggi sodium, gula dan lemak jenuh. Hasil yang sesuai adalah obesitas, diabetes, penyakit jantung dan stroke yang menjadi masalah kesehatan utama bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia. De Herbal 21 adalah merek minuman sehat yang dibuat oleh Meriana Halim Lim dan Alexander Fandy. Sebuah perusahaan yang fokus pada bisnis Minuman Siap Minum (RTD) bagi konsumen Indonesia. Studi ini bertujuan untuk memberikan De Herbal 21 strategi baru untuk pertumbuhan masa depan perusahaan.
Metode penelitian menggunakan metode pengumpulan data kualitatif dan kuantitatif. Kuantitatif dengan mengirimkan kuesioner survei dan secara kualitatif dengan mewawancarai individu tertentu. Data sekunder diperoleh dari data internal perusahaan, buku, artikel, dan seminar. Kerangka kerja Konseptual yang digunakan adalah analisis eksternal dan internal perusahaan. Analisis eksternal menggunakan analisis PESTLE dan Lima kekuatan Porter untuk mengevaluasi situasi secara eksternal, sedangkan model VRIO digunakan untuk analisis internal. Menggabungkan kedua analisis, penulis kemudian mengevaluasi menggunakan analisis SWOT/TOWS untuk lebih memahami situasi perusahaan saat ini.
Data primer dan sekunder yang dikumpulkan kemudian akan digunakan untuk membantu menjawab pertanyaan penelitian dan menunjukkan opsi yang tersedia untuk perusahaan. Untuk memberikan pemahaman dan pelaksanaan strategi yang lebih baik, kanvas model bisnis baru perlu dikembangkan berdasarkan umpan balik yang diterima sebelumnya pada bab ini. Rekomendasi dan strategi yang direkomendasikan akan di diskusikan.
Perpustakaan Digital ITB