Kualitas Perencanaan dan Penganggaran pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) dapat dikatakan belum sesuai dengan harapan. Akibat dari kualitas perencanaan dan penganggaran yang belum baik adalah terdapatnya anggaran yang di blokir oleh Kementerian Keuangan, sehingga dapat menggangu pelaksanaan organisasi pada tahun berikutnya. Selain terdapatnya anggaran yang di blokir, pada saat pelaksanaan anggaran banyak sekali anggaran pada setiap Satuan Kerja yang direvisi, untuk mengakomodir kegiatan yang belum dialokasikan pada awal tahun. Data primer dan sekunder yang diperoleh melalui wawancara terhadap pihak-pihak yang terkait langsung dengan proses perencanaan dan penyusunan anggaran pelaksanaan anggaran, serta berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM). Penelitian ini bermaksud untuk menganalisa faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap kualitas perencanaan dan penganggaran di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM). Permasalahan tersebut kemudian dianalisa menggunakan analisa fishbone untuk mencari akar masalah yang didapat dari hasil wawancara.
Studi ini menemukan bahwa faktor yang mempengaruhi kualitas perencanaan dan penganggaran adalah sumber daya manusia, sistem informasi, regulasi dan koordinasi. Dengan adanya proses perencanaan dan penganggaran yang terjadwal dengan baik, dan didukung oleh sumber daya manusia yaang bekerja dengan komitmen tinggi, serta sistem informasi yang dapat membantu penyelesaian pekerjaan secara lebih akurat maka kualitas perencanaan dan penganggaran dapat ditingkatkan, selain itu hasil dari monitoring dan evalaluasi yang perencanan dan penganggaran sudah ada dapat dimaksimalkan, sehingga dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan.
Perpustakaan Digital ITB