Abstrak
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Sepablock merupakan salah satu produk diversifikasi non semen dari PT Semen Padang.
Sistem produksi Sepablock dijalankan dengan memaksimalkan kapasitas mesin pada setiap
shift, tanpa penyesuaian terhadap fluktuasi permintaan. Berdasarkan data historis, rata-rata
produksi harian sebesar 2.080 unit, sedangkan rata-rata permintaan harian hanya sebesar 990
unit, sehingga terbentuk inventori harian dengan rata-rata 1.090 unit. Kondisi ini
menunjukkan terjadinya overproduction akibat kebijakan operasional yang tidak selaras
dengan kebutuhan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kebijakan
operasional terhadap terjadinya overproduction serta menyusun kebijakan operasional yang
lebih selaras dengan permintaan guna menurunkan tingkat overproduction.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah simulasi yang digunakan untuk
memodelkan kondisi aktual sistem produksi dan menguji beberapa skenario alternatif
dengan konfigurasi jumlah shift dan mesin. Evaluasi dilakukan berdasarkan indikator total
produksi, tingkat persediaan, lost sales, utilisasi sumber daya, dan total biaya yang terdiri
atas biaya simpan dan biaya kehilangan penjualan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa
konfigurasi satu shift dan satu mesin menghasilkan produksi sebesar 376.000 unit dalam
setahun dengan inventori akhir tahun sebesar 2.260 unit dan total biaya terendah sebesar
Rp67.849.375,08, meskipun terdapat lost sales sebesar 11.934 unit namun menurunkan
akumulasi persediaan dan total biaya secara signifikan.
Temuan ini menunjukkan bahwa penyesuaian kebijakan operasional berbasis permintaan
lebih efektif dalam menekan overproduction dibandingkan pendekatan berbasis kapasitas
maksimum. Konfigurasi satu shift direkomendasikan sebagai kebijakan operasional yang
paling efisien dalam menyeimbangkan produksi dan permintaan serta meminimalkan total
biaya sistem.
Perpustakaan Digital ITB