digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Faradillah Hillman
Terbatas Sandy Nugraha
» ITB

Proyek ini merupakan proyek perancangan Sekolah Tinggi Pariwisata berbasis Kurikulum Internasional. Kompleks sekolah ini dibagi menjadi dua bagian utama yaitu area pendidikan dan are komersial, dan area sekunder yang terdiri dari area servis dan area penunjang aktivitas utama. Pemrakarsa proyek ini merupakan PT. Kompas-Gramedia dengan bekerja sama dengan subgrupnya, PT. Grahawita santika sebagai pengelola hotel edukasi. Luas lahan perancangan adalah 1,2 Ha yang berlokasi di Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Pengguna bangunan dikelompokkan menjadi tiga yaitu sivitas akademik, karyawan serta tamu hotel. Poin utama pada sekolah perhotelan dan kuliner merupakan hospitalitas yang sangat berkaitan dengan desain interior bangunan. Sekolah tinggi pariwisata di Sleman ini mengadopsi desain interior hospitalitas ke dalam bangunan sekolah agar para mahasiswa memiliki gambaran tentang lingkungan pekerjaannya. Tujuan tersebut menimbulkan konsep rancangan “Amiability Learning Space” yang menjawab permasalahan desain interior, zonasi, dan budaya lokal pada bangunan. Pendekatan perancangan dilakukan dengan analisis tapak yang dielaborasi dengan fungsionalitas dari tipologi sekolah. Konsep dasar perancangan menonjolkan hospitalitas ruang luar dan dalamserta penggunaan material lokal. Proyek perancangan sekolah perhotelan dan kuliner di Sleman terdiri dari dua massa utama yang memiliki fungsi sebagai sekolah dan hotel. Kemudian ditunjang dengan ruang transisi antara kedua bangunan berupa taman hijau ramah pejalan kaki yang memiliki fungsi sebagai tempat berkumpul dan berinteraksi. Kawasan sekolah terdiri dari dua bangunan, bangunan barat berfungsi sebagai area kelas dan unit kegiatan mahasiswa sedangkan bangunan timur berfungsi sebagai area dosen, adminitrasi dan laboratorium praktik. Tiap bangunan terdiri dari tiga lantai. Kawasan hotel terdiri dari dua bangunan, bangunan timur berfungsi sebagai lobby utama, restaurant dan ballroom. Massa bangunan tersebut terdiri dari dua lantai. Bangunan barat berfungsi sebagai lounge pada lantai 1 dan 50 kamar hotel yang tersebar di lantai 2 dan lantai 3 bangunan. Kedua fungsi bangunan menggunakan beton ekspos, kayu ekspos dan batu alam sebagai material utama.