digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Peran teknologi dalam bisnis disebabkan oleh pertumbuhan perdagangan yang kuat. Ini terjadi karena teknologi dapat menyediakan pendekatan yang lebih baik untuk konsep dan model bisnis. Perkembangan lain menyebar ke pembentukan platform jasa yang dikembangkan pada aplikasi ponsel terutama platform jasa online pengiriman makanan sebagai perusahaan konsumsi kolaboratif yang sedang berkembang di Indonesia. Platform ini menyediakan fitur personalisasi di dalam aplikasi mereka yang memungkinkan konsumen untuk menyesuaikan tampilan aplikasi sehingga mereka dapat merasa lebih terlibat ketika menggunakannya. Namun, yang biasanya sebuah bisnis temukan kesulitan adalah apakah fitur personalisasi di dalam aplikasi mereka tersebut selalu secara positif menghasilkan sikap positif penggunanya. Dikarenakan secara relatif masih sedikit penelitian yang ada dan secara khusus fokus pada fitur personalisasi terhadap sikap pengguna dalam bisnis online, penelitian ini berfokus untuk menyediakan referensi dan kontribusi baru pada studi dengan menentukan faktor penentu dan menganalisis pengaruh yang muncul sebagai rekomendasi strategi untuk perusahaan tentang penggunaan fitur personalisasi. Penelitian ini mengadaptasi Technology Acceptance Model (TAM) oleh Davis, et al. di mana sikap pengguna dapat dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu persepsi kegunaan penggunaan dan persepsi kemudahan penggunaan. Dengan demikian, penelitian ini mempertimbangkan tentang dua prediktor tersebut ketika menggunakan fitur personalisasi dalam platform jasa online. Selain itu, penelitian ini akan menggunakan data primer yang akan dikumpulkan melalui survei kuesioner secara online dimana pertanyaan yang diajukan diadaptasi dari penelitian sebelumnya. Populasi yang akan digunakan untuk penelitian ini adalah pengguna berusia 15-34 tahun di seluruh Jakarta dan Bandung dengan sampel minimum yang dibutuhkan adalah 400 orang. Sebanyak 415 orang telah menanggapi kuesioner dan teknik analisis data diproses menggunakan Binary Logistic Regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan terhadap sikap pengguna terhadap penggunaan fitur personalisasi dimana faktor yang paling berpengaruh signifikan adalah persepsi kegunaan penggunaan dan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara perspesi kemudahan penggunaan dengan sikap pengguna. Selain itu, penelitian ini merupakan referensi baru bagi perusahaan untuk mengembangkan informasi yang lebih jelas tentang fiturnya, memiliki perjalanan konsumen yang lebih singkat, dan rekomendasi secara otomatis dari fitur personalisasi pada aplikasi mereka