Peran teknologi dalam bisnis disebabkan oleh pertumbuhan perdagangan yang kuat. Ini terjadi
karena teknologi dapat menyediakan pendekatan yang lebih baik untuk konsep dan model bisnis.
Perkembangan lain menyebar ke pembentukan platform jasa yang dikembangkan pada aplikasi
ponsel terutama platform jasa online pengiriman makanan sebagai perusahaan konsumsi
kolaboratif yang sedang berkembang di Indonesia. Platform ini menyediakan fitur personalisasi
di dalam aplikasi mereka yang memungkinkan konsumen untuk menyesuaikan tampilan aplikasi
sehingga mereka dapat merasa lebih terlibat ketika menggunakannya. Namun, yang biasanya
sebuah bisnis temukan kesulitan adalah apakah fitur personalisasi di dalam aplikasi mereka
tersebut selalu secara positif menghasilkan sikap positif penggunanya. Dikarenakan secara relatif
masih sedikit penelitian yang ada dan secara khusus fokus pada fitur personalisasi terhadap sikap
pengguna dalam bisnis online, penelitian ini berfokus untuk menyediakan referensi dan kontribusi
baru pada studi dengan menentukan faktor penentu dan menganalisis pengaruh yang muncul
sebagai rekomendasi strategi untuk perusahaan tentang penggunaan fitur personalisasi. Penelitian
ini mengadaptasi Technology Acceptance Model (TAM) oleh Davis, et al. di mana sikap
pengguna dapat dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu persepsi kegunaan penggunaan dan
persepsi kemudahan penggunaan. Dengan demikian, penelitian ini mempertimbangkan tentang
dua prediktor tersebut ketika menggunakan fitur personalisasi dalam platform jasa online. Selain
itu, penelitian ini akan menggunakan data primer yang akan dikumpulkan melalui survei
kuesioner secara online dimana pertanyaan yang diajukan diadaptasi dari penelitian sebelumnya.
Populasi yang akan digunakan untuk penelitian ini adalah pengguna berusia 15-34 tahun di
seluruh Jakarta dan Bandung dengan sampel minimum yang dibutuhkan adalah 400 orang.
Sebanyak 415 orang telah menanggapi kuesioner dan teknik analisis data diproses menggunakan
Binary Logistic Regression.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan terhadap sikap pengguna terhadap
penggunaan fitur personalisasi dimana faktor yang paling berpengaruh signifikan adalah persepsi
kegunaan penggunaan dan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara perspesi kemudahan
penggunaan dengan sikap pengguna. Selain itu, penelitian ini merupakan referensi baru bagi
perusahaan untuk mengembangkan informasi yang lebih jelas tentang fiturnya, memiliki
perjalanan konsumen yang lebih singkat, dan rekomendasi secara otomatis dari fitur personalisasi
pada aplikasi mereka
Perpustakaan Digital ITB