Article Details

INDIKATOR-INDIKATOR KOTA BERKELANJUTAN INDONESIA

Oleh   Muhammad Iqbal Prawiranegara [29317033]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Yudo Anggoro, M.S.M., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : Administrasi Bisnis
Fakultas : Sekolah Bisnis dan Manajemen
Subjek :
Kata Kunci : Urbanisasi, Indikator-indikator Kota Berkelanjutan, Indikator, Kota Berkelanjutan, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Analytical Hierarchy Process.
Sumber :
Staf Input/Edit : Roosalina Vanina Viyazza   Roosalina Vanina Viyazza
File : 1 file
Tanggal Input : 22 Jul 2021

Urbanisasi yang cepat di kota-kota di Indonesia menimbulkan dampak buruk pada Indonesia yang tidak mampu ditangani oleh para pemangku kebijakan yang menyebabkan masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan. Menyadari situasi tersebut, pemerintah meratifikasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan untuk menunjukkan komitmen untuk mengutamakan kota keberlanjutan dalam agenda pembuatan kebijakan. Namun, Indonesia tidak memiliki indikator untuk menentukan kinerja dan pencapaiannya. Indikator apa yang cocok untuk Indonesia? Mana yang harus lebih diperhatikan? Untuk menentukan indikator tersebut, diperlukan pendekatan secara kualitatif dan kuantitatif. Literatur menyediakan data sekunder untuk pengumpulan informasi dan indikator, sedangkan data primernya dengan menimbang-nimbang indikator melalui metode Analytical Hierarchy Process yang mengubah penilaian subjektif setiap orang yang diwawancara menjadi nilai numerik. Studi menyimpulkan bahwa indikator dikelompokkan menjadi tiga rubrik yang relevan: (l) ekonomi, (2) sosial, dan (3) lingkungan. Rubrik terdiri dari beberapa domain, dan di dalam setiap domain terdapat indikator. Terakhir, indikator yang harus lebih diperhatikan adalah indikator-indikator dalam domain kesehatan, pendidikan, perumahan, sanitasi, pengelolaan sampah, kualitas udara, mobilitas, pemerintahan, pekerjaan, dan distribusi kekayaan.