Article Details

SIMULASI DINAMIK KERETA API RINGAN BERDASARKAN STANDAR EN 14363:2016

Oleh   Prasidya Wikaranadhi [13115006]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. Ir. Andi Isra Mahyuddin, Ph.D.;Yunendar Aryo Handoko, S.T., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FTMD - Teknik Mesin
Fakultas : Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)
Subjek :
Kata Kunci : Kereta api ringan, simulasi benda jamak, uji keberterimaan, EN 14363.
Sumber :
Staf Input/Edit : D. Budina  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-02-13 14:43:16

Generic placeholder image
Prasidya Wikaranadhi

Terbatas
» ITB


Setiap produk kendaraan rel baru perlu melewati tahap uji keberterimaan yang mengacu pada standar keberterimaan running characteristics. Pengujian dilakukan langsung menggunakan prototipe kendaraan. Pengujian fisik prototipe menghabiskan banyak waktu dan biaya. Simulasi benda jamak dapat dilakukan untuk memberi gambaran awal hasil uji keberterimaan kendaraan rel tersebut. Hingga saat ini, penggunaan simulasi benda jamak terhambat kerumitan pemodelan kendaraan rel, terutama komponen suspensi, dan geometri dan ketidakrataan jalan rel yang mewakili kondisi pengujian sesungguhnya. Namun, keberhasilan penggunaan simulasi benda jamak akan memungkinkan pengembang untuk melakukan iterasi dan optimasi desain kendaraan rel tersebut tanpa konsekuensi waktu dan biaya besar, sebelum akhirnya membuat prototipe final. Industri kereta api di Indonesia saat ini sedang mengembangkan produk kereta api ringan (LRT). Penelitian tugas sarjana ini bertujuan memodelkan kereta api ringan sebagai sistem benda jamak dan menyimulasikan uji keberterimaan running characteristics. Standar pengujian yang digunakan adalah standar EN 14363:2016. Pemodelan kereta api ringan dilakukan menggunakan perangkat lunak Universal Mechanism. Model kereta api ringan terdiri atas sembilan benda. Komponen suspensi kereta dimodelkan sebagai elemen gaya dengan jenis disesuaikan dengan karakter fisik masingmasing komponen. Analisis validasi model dilakukan sebelum melakukan simulasi. Hasil validasi menunjukkan model kereta api ringan yang dibuat valid. Simulasi uji keberterimaan running characteristics kereta api ringan berhasil dilakukan dan menunjukkan hasil yang baik. Model kereta api ringan aman terhadap peristiwa keluar-rel pada trek terpuntir, stabil pada simulasi pengujian dinamik, dan termasuk dalam kategori nyaman bagi penumpang.