Article Details

PARAHYANGAN PHILHARMONIC HALL GEDUNG PERTUNJUKAN MUSIK KLASIK DI KOTA BARU PARAHYANGAN

Oleh   Yahya Ayyash Asaduddin [15215006]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr.Eng. Arif Sarwo Wibowo, S.T., M.T.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : Arsitektur
Fakultas : Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan
Subjek : Architecture
Kata Kunci : Gedung Pertunjukan, Musik Klasik, Kota Baru Parahyangan
Sumber :
Staf Input/Edit : Sandy Nugraha  
File : 1 file
Tanggal Input : 16 Sep 2019

Generic placeholder image
ABSTRAK Yahya Ayyash Asaduddin

Terbatas
» ITB


Beberapa tahun kebelakang komunitas musik klasik/orkestra di Bandung mulai tumbuh, antara lain yang cukup menonjol adalah ITB Student Orchestra (2005), Acacia Youth String Orchestra (2013), dan Bandung Philharmonic (2014). Ketiga komunitas tersebut kerap melakukan pertunjukan di Kota Bandung, sayangnya saat ini di Bandung belum ada gedung pertunjukan yang dirancang khusus untuk pertunjukkan musik klasik (atau sejenisnya). Kota Baru Parahyangan memiliki event tahunan berupa Classical Music Festival dan juga memiliki visi untuk bisa mengenalkan musik klasik kepada masyarakat di Kota Bandung. Namun, saat ini Kota Baru Parahyangan belum memiliki sebuah gedung pertunjukan untuk mewadahi secara layak. Melihat animo masyarakat Kota Bandung akan musik klasik yang mulai meningkat dan kebutuhan Kota Baru Parahyangan akan gedung pertunjukan PT. Belaputra Intiland selaku developer Kota Baru Parahyangan pun melihat ini sebagai sebuah peluang. Dengan tujuan untuk mengenalkan musik klasik ke masyarakat, bangunan ini memiliki konsep “The Classical Emotion” yang akan mencerminkan keindahan musik klasik melalui bangunannya. Sebagai wadah bagi komunitas untuk mengenalkan musik klasik kepada masyarakat, maka rancangan bangunan ini juga memiliki ruang publik yang dapat digunakan oleh komunitas dan masyarakat umum.