Article Details

PERANCANGAN PONDASI STASIUN KERETA API BANDARA ADI SOEMARMO - BOYOLALI

Oleh   Anugerah Tito Pambudi [15015117]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. Ir. I Wayan Sengara, MSEM, Ph.D.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : Teknik Sipil
Fakultas : Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
Subjek :
Kata Kunci : desain, klasifikasi situs, pondasi dalam, bore pile, kriteria desain, daya dukung, penurunan, penulangan, gambar detail, BoQ, spesifikasi teknis, LPILE, SETTLE 3D, SAFE.
Sumber :
Staf Input/Edit : Irwan Sofiyan  
File : 1 file
Tanggal Input : 2019-09-10 10:19:24

Generic placeholder image
ABSTRAK Anugerah Tito Pambudi

Terbatas
» ITB


Stasiun Kereta Api Bandara Adi Soemarmo merupakan gedung yang terdiri dari 3 tingkat dimana berfungsi sebagai terminal darat untuk moda transportasi kereta. Adapun stasiun ini terbagi menjadi struktur atas dan struktur bawah, dimana struktur atas harus mampu ditahan oleh struktur bawah yang akan mentransfer beban ke dalam pondasi dan tanah. Terdapat berbagai jenis struktur bawah, dengan diklasifikasikan secara umum pondasi dangkal dan pondasi dalam yang dimana kedua jenis pondasi tersebut haruslah memenuhi kriteria desain. Kriteria desain yang menjadi batasan ialah daya dukung pondasi dan penurunan pondasi dimana pada perancangan pondasi ini berada pada klasifikasi kelas situs Tanah Lunak (SE). Daya dukung aksial ditentukan dengan cara menghitung secara manual menurut teori Meyerhof dan daya dukung lateral tiang ditentukan dengan permodelan perangkat lunak LPILE. Konfigurasi ditentukan berdasarkan daya dukung pondasi dengan mempertimbangkan kondisi tanah, sehingga digunakan pondasi bore pile sesuai dengan kriteria desain. Pondasi bore pile yang digunakan terdiri dari 3 jenis konfigurasi dimana terdapat 1 tiang, 2 tiang, dan 4 tiang pada setiap pile cap-nya dengan panjang tiang tipikal 25 m dan diameter 80 cm untuk setiap bore pile. Analisis penurunan pondasi dilakukan dengan menghitung secara manual dan secara numerik menggunakan perangkat lunak SETTLE3D untuk analisis penurunan ketika seluruh beban bekerja bersama. Perhitungan penurunan juga dilakukan dengan pemodelan struktur pondasi dan tie beam menggunakan SAFE. Analisis yang dilakukan dalam desain pondasi ini mengikuti SNI 8460:2017 tentang Persyaratan Perancangan Geoteknik dan Peraturan Gubernur DKI Jakarta no. 72 tahun 2002 tentang Ketentuan Pelaksanaan Pembangunan. Sementara itu, desain pondasi yang dilakukan meliputi penulangan dimana mengikuti ketentuan pada SNI 2847:2013 tentang Tata Cara Perencanaan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung. Produk hasil perancangan yang diperoleh berupa gambar detail dan Bill of Quantity (BoQ), serta spesifikasi teknis.