Article Details

PENGEMBANGAN SUPLEMEN PAKAN SINBIOTIK DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESINTASAN, PERTUMBUHAN, PROFIL FISIOLOGIS KOMUNITAS BAKTERI, DAN PROFIL METABOLIT UDANG PUTIH (Litopenaeus vannamei)

Oleh   Puri Nurwidayanti [21118016]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Gede Suantika, S.Si., M.Si.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SITH - Bioteknologi
Fakultas : Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH)
Subjek :
Kata Kunci : Kesintasan, Litopenaues vannamei, Metabolit, Pakan, Sinbiotik
Sumber :
Staf Input/Edit : Irwan Sofiyan  
File : 1 file
Tanggal Input : 2019-08-01 14:21:54

Udang putih Litopenaeus vannamei telah menjadi spesies utama dalam sektor akuakultur khususnya di negara kawasan Asia Tenggara yang produksinya mencapai 77% dari total produksi udang. Namun, kerugian dalam proses produksi pada industri akuakultur akibat kematian udang yang disebabkan oleh virus maupun bakteri patogenik masih menjadi kendala. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan sinbiotik dan melihat pengaruh suplementasi sinbiotik (Kappaphycus alvarezii, Spirulina sp, Halomonas alkaliphila dan Bacillus cereus) pada pakan terhadap kesintasan, pertumbuhan, profil fisiologis komunitas bakteri usus, dan profil metabolit L. vannamei. Penelitian dilakukan dengan empat tahap yaitu : (1) produksi dan formulasi pakan sinbiotik; (2) uji kinerja pakan sinbiotik dan monitoring parameter pertumbuhan pada tahap pembesaran L. vannamei selama 60 hari; (3) analisis profil fisiologis komunitas bakteri menggunakan Biolog EcoPlateTM, dan (4) analisis metabolomik udang menggunakan Gas Chromatography/ Mass Spectrometry (GC/MS). Pakan sinbiotik dengan komposisi 99,45% pakan komersil, 0,375% K. alvarezii, 0,125% Spirulina sp., serta H. alkaliphila 109 CFU/kg (sinbiotik H) dan B. cereus 108 CFU/kg (sinbiotik B) berhasil diformulasi dan diproduksi. Hasil kinerja pakan menunjukkan bahwa pakan sinbiotik berhasil meningkatkan kesintasan udang (22 - 33%) dan rataan berat udang (22 - 25%). Pakan sinbiotik menghasilkan persentase tingkat kesintasan udang mencapai 62,29 ± 0,08 dan rataan berat udang 6,95 ± 0,81gram yang lebih tinggi dan berbeda nyata secara statistika dibandingkan kontrol dengan persentase kesintasan 30,83 ± 0,04 dan rataan berat 5,29 ± 0,28 gram (p