2016_TA_PP_WINDI_1-COVER.pdf
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
2016_TA_PP_WINDI_1-BAB_1.pdf
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
2016_TA_PP_WINDI_1-BAB_2.pdf
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
2016_TA_PP_WINDI_1-BAB_3.pdf
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
2016_TA_PP_WINDI_1-BAB_4.pdf
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
2016_TA_PP_WINDI_1-BAB_5.pdf
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
2016_TA_PP_WINDI_1-PUSTAKA.pdf
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Teori permainan adalah adalah interaksi antara dua atau lebih pemain dengan
asumsi bahwa setiap pemain akan berusaha untuk memaksimalkan keuntungan
atau outcome yang diharapkan. Teori permainan terbagi menjadi dua jenis yaitu
permainan kooperatif dan permainan tidak kooperatif. Ciri khas dari permainan
kooperatif adalah adanya koalisi. Koalisi sangat menentukan besarnya payoff
yang akan didapatkan oleh setiap peserta dalam suatu permainan. Dalam tugas
akhir ini akan dibahas mengenai model core dari suatu permainan kooperatif ,
cara menentukan daerah core dari model yang ada dengan menggunakan metode
koordinat Barycentric, dan nilai Shapley yang merepresentasikan rata-rata nilai
payoff jika peserta masuk ke dalam permainan secara acak.
Perpustakaan Digital ITB