Article Details

PUSAT SENI PERTUNJUKAN UNTUK KOTA BANDUNG

Oleh   Arum Winarso [15214761]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr.Eng. Arif Sarwo Wibowo, S.T., M.T.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : Arsitektur
Fakultas : Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan
Subjek : Architecture
Kata Kunci : Bandung Performing Arts Center, Pusat seni Pertunjukan, Bandung, Seni Pertunjukan, Budaya
Sumber :
Staf Input/Edit : suwadji  
File : 9 file
Tanggal Input : 13 Des 2018

Bandung memiliki banyak komunitas?komunitas dan rumah produksi seni pertunjukan tradisional maupun modern. Proyek ini merupakan sebuah pusat seni pertunjukan yang akan mewadahi segala bentuk apresiasi, aspirasi, dan karya seni pertunjukan modern dan tradisional. Bangunan akan difungsikan sebagai panggung dari pertunjukan seni seperti musik, drama dan tari yang dilakukan oleh seniman seniman kota Bandung, nasional dan juga internasional, serta sebuah sarana edukasi budaya untuk masyarakat. Lokasi proyek berada dalam rencana pembangunan kawasan kota Bandung di Gedebage. Lokasi pembangunan proyek merupakan sebuah kawasan yang direncanakan sebagai pusat kota kedua untuk kota Bandung. Berdasarkan konteks lahan dan aksesibilitas, lahan tersebut cocok untuk dikembangkan sebagai pusat seni pertunjukan. Bangunan akan memiliki sebuah Auditorium utama berkapasitas untuk 2000 penonton , auditorium 2 yang merupakan ruang pertunjukan musik berkapasitas untuk 1000 penonton, auditorium 3 yang merupakan sebuah theatre studio berkapasitas untuk 500 penonton, ruang ruang untuk latihan dengan 4 studio yang dapat disewakan, dan digabungkan dengan fungsi pendukung lain seperti pertokoan, restoran dan café, dan perpustakaan. Beberapa isu perancangan dalam proyek ini meliputi isu fleksibilitas fungsi, akustik dan visual ruangan, bangunan dalam konteks urban, dan pemaksimalan penggunaan lahan. Gedung Pusat Seni Pertunjukan untuk Kota Bandung tidak hanya akan menjadi sarana untuk melakukan pementasan seni namun juga menjadi sarana untuk mewadahi aspirasi, kreatifitas, pendidikan, ekonomi, dan budaya masyarakat.