Article Details

KAJIAN MAKRO PENGEMBANGAN PELABUHAN PERIKANAN KARANGSONG

Oleh   Ibnu Kusuma Wijaya (NIM 155 04 008) ; Pembimbing: Andojo Wurjanto, Ph.D.
Kontributor / Dosen Pembimbing : Pembimbing : Andojo Wurjanto, Ph.D.
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FTSL - Teknik Kelautan
Fakultas : Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
Subjek :
Kata Kunci : Potensi perikanan tangkap, MSY, produksi perikanan tangkap laut, pelabuhan perikanan
Sumber :
Staf Input/Edit : Ena Sukmana  
File : 9 file
Tanggal Input : 2017-09-27 10:24:47

Generic placeholder image
2010 TA PP IBNU KUSUMA WIJAYA 01-COVER.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2010 TA PP IBNU KUSUMA WIJAYA 01-BAB 1.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2010 TA PP IBNU KUSUMA WIJAYA 01-BAB 2.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2010 TA PP IBNU KUSUMA WIJAYA 01-BAB 3.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2010 TA PP IBNU KUSUMA WIJAYA 01-BAB 4.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2010 TA PP IBNU KUSUMA WIJAYA 01-BAB 5.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2010 TA PP IBNU KUSUMA WIJAYA 01-BAB 6.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2010 TA PP IBNU KUSUMA WIJAYA 01-BAB 7.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2010 TA PP IBNU KUSUMA WIJAYA 01-PUSTAKA.pdf
File tidak tersedia


ABSTRAK:Indonesia merupakan negara maritim yang kaya akan sumber daya alam laut. Pada bidang sub sektor perikanan telah memberikan kontribusi dalam perekonomian nasional karena sub sektor perikanan telah memberikan lapangan pekerjaan bagi penduduk wilayah pesisir laut bagi rumah tangga perikanan (RTP) dan keluarganya, serta produk perikanan dapat juga sebagai penghasil devisa negara. Potensi perikanan tangkap laut Indonesia yang sangat besar berpotensi untuk mengembangkan prasarana perikanan tangkap laut agar tercapainya pemanfaatan perikanan tangkap laut yang optimal guna mensejahterakan masyarakat pesisir laut.Untuk mengetahui potensi perikanan tangkap laut di suatu wilayah digunakan model perhitungan tangkapan maksimun berimbang lestari (Maximum Sustainable Yield, MSY) dengan menggunakan data `catch-effort`. Dari hasil perhitungan tersebut akan dikaitkan terhadap hasil produksi perikanan tangkap laut, yang nantinya akan menunjukkan suatu kondisi perikanan tangkap apakah over exploited, under exploited, ataupun fully exploited. Dilihat dari segi produksi perikanan yang terus meningkat dan keadaan kondisi pelabuhan yang semakin ramai maka dibutuhkan pengembangan pelabuhan yang sesuai agar kenyamanan dan kelancaran dalam kegiatan perikanan dapat terpenuhi.