digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Sabna Raifa Nabil
PUBLIC Open In Flipbook Rita Nurainni, S.I.Pus

Kandungan Bahang Laut (KBL) merupakan jumlah energi panas yang tersimpan di dalam laut dan berperan penting dalam sistem iklim global. Penelitian ini bertujuan menganalisis variabilitas KBL di Laut Halmahera serta hubungannya dengan fenomena El Niño–Southern Oscillation (ENSO) selama periode 2014–2023. Data temperatur dan densitas diperoleh dari model reanalisis global Copernicus yang diverifikasi menggunakan data observasi in situ di Teluk Buli, sedangkan kejadian ENSO direpresentasikan oleh Ocean Niño Index (ONI). KBL dihitung menggunakan metode integrasi vertikal pada kedalaman 0–100 m, 0–300 m, dan kedalaman total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KBL tertinggi terkonsentrasi di bagian utara dan timur Laut Halmahera yang berhubungan langsung dengan Samudra Pasifik. Secara temporal, KBL menunjukkan tren peningkatan pada seluruh lapisan kedalaman. Nilai anomali terendah terjadi saat El Niño 2015–2016, sedangkan nilai tertinggi terjadi selama La Niña 2020–2023 akibat akumulasi massa air hangat. Profil vertikal menunjukkan lapisan tercampur berada pada kedalaman 0–50 m dengan suhu sekitar 29–30°C dan lapisan termoklin ditemukan hingga kedalaman 300 m. Variabilitas KBL dipengaruhi kuat oleh ENSO dengan hubungan negatif yang sangat kuat. Pada saat El Niño kuat tahun 2015–2016, ketika nilai ONI meningkat hingga lebih dari 2,0, KBL total menurun tajam hingga sekitar -600 × 1018 J akibat berkurangnya akumulasi massa air hangat di wilayah Indonesia timur. Sebaliknya, selama La Niña berkepanjangan pada periode 2020–2023, ketika ONI bertahan hingga sekitar -1,0, KBL meningkat hingga mendekati 900 × 1018 J pada akhir tahun 2022 akibat peningkatan akumulasi massa air hangat di Pasifik Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabilitas KBL di Laut Halmahera sangat dipengaruhi oleh ENSO (koefisien korelasi sebesar -0,75 terhadap KBL kedalaman total), terutama melalui dinamika termoklin dan laut dalam sebagai penyimpan utama energi panas.