digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

COVER Rahmadila Alif Madia Putri
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 1 Rahmadila Alif Madia Putri
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 2 Rahmadila Alif Madia Putri
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 3 Rahmadila Alif Madia Putri
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 4 Rahmadila Alif Madia Putri
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 5 Rahmadila Alif Madia Putri
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

PUSTAKA Rahmadila Alif Madia Putri
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

Pendapatan Kedai Malabar di Cabang 1 dan 2, Jakarta Timur pada tahun 2024 mengalami penunuran dibandingkan tahun 2023. Penurunan sebesar 5% dari pendapatan tahun sebelumnya. Menurunnya pendapatan Kedai Malabar diprediksi karena munculnya kafe dengan konsep yang sama dilokasi dekat Kedai Malabar.Penurunan revisit Intention Kedai Malabar diasumsikan akibat dari muncul nya pesaing tersebut. Meningkatkan tingkat kunjungan ulang menjadi usaha Kedai Malabar meningkatkan revenue. Temuan dari penelitian ini digunakan untuk mengetahui internal dan eksternal faktor yang menentukan strategi untuk meningkatkan tingkat kunjungan ulang. Analisis internal mengungkapkan beberapa faktor yang mendukung didirikanya strategi marketing untuk revisit Intention menggunakan buaran pemasaran 7P, menunjukkan variable produk, tempat, harga, promosi, tampilan fisik, karyawan, dan proses dapat meningkatkan niat kunjungan ulang pelanggan melalui kepuasan pelanggan sebagai variable mediasi. Kedai Malabar memiliki berbagai sumber daya yang dapat menunjang keberhasilan bisnis kafe, antara lain sumber daya keuangan, transportasi dan aset lain yang dimiliki, latar belakang pendidikan dan pengalaman pemilik, citra merek bisnis grosir, dan hubungan positif bisnis dengan pemasok, pelanggan, dan intansi pemerintah. Analisis eksternal mengidentifikasi beberapa peluang yang dapat dimanfaatkan Kedai Malabar untuk meningkatkan retensi kunjungan ulang, seperti faktor digital yangsudah diterapkan oleh pesaing. Kehadiran pesaing menjadi bukti berkembangnya industri cafe mengikuti perkembangan teknologi dan keinginan pasar. Proses validasi analisis pelanggan menghasilkan tujuh penerimaan hipotesis dan satu penolakan hipotesis. Dengan menggunakan analisis SEM-PLS pada data survei temuan menunjukkan enam faktor buaran pemasaran yaitu, produk, tempat, promosi, tampilan fisik, karyawan, dan harga berpengaruh signifikan terhadap kunjungan ulang pelanggan. Kedai Malabar dapat melakukan perbaikan terhadap elemen dengan performa dibawah ekspektasi pelanggan serta melakukan perubahan strategi bisnis kearah digital.