digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Permintaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Indonesia terus meningkat karena peningkatan jumlah penduduk yang cukup besar dan tantangan untuk mengakses air minum yang aman. Ini menciptakan peluang bagi industri pasar air, tetapi juga meningkatkan krisis polusi plastik. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan peraturan terbaru tentang pengelolaan sampah. Sejalan dengan situasi tersebut, PT Sinar Sosro berencana untuk meluncurkan inovasi produk air dalam kemasan Tetra Pak yang berkelanjutan. Namun, dikarenakan produk air minum yang dikemas dengan Tetra Pak ini akan menjadi produk air minum pertama yang diluncurkan di Indonesia, persepsi konsumen terhadap produk tersebut perlu digali untuk dapat memahami ekspektasi dari calon konsumen untuk kemudian menentukan strategi pemasaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi pemasaran yang tepat untuk produk air minum berkelanjutan PT Sinar Sosro dengan mengidentifikasi persepsi konsumen terhadap suatu produk dan bagaimana beberapa faktor dalam persepsi tersebut dapat mempengaruhi niat mereka untuk membeli dan keputusan mereka untuk membeli. Untuk itu, dilakukan metode kualitatif pendahuluan (wawancara semi terstruktur) dan metode kuantitatif (kuesioner) yang dianalisis melalui PLS SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan dan kemasan merupakan dua atribut dalam persepsi konsumen yang secara signifikan mempengaruhi niat beli. Berdasarkan hasil temuan, Strategi Bauran Pemasaran Hijau harus diterapkan. Dengan menggunakan pendekatan 4P (Product, Promotion, Price and Place), solusi yang ditawarkan akan melibatkan (1) Green Campaign, (2) Brand Ambassador, Influencer dan KOL Marketing, (3) Event, (4) Packaging Competition (5) Penetapan Harga Berbasis Material, dan (6) Merencanakan Saluran Penjualan.