Permintaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Indonesia terus meningkat
karena peningkatan jumlah penduduk yang cukup besar dan tantangan untuk
mengakses air minum yang aman. Ini menciptakan peluang bagi industri pasar
air, tetapi juga meningkatkan krisis polusi plastik. Menanggapi hal tersebut,
Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan peraturan terbaru tentang pengelolaan
sampah. Sejalan dengan situasi tersebut, PT Sinar Sosro berencana untuk
meluncurkan inovasi produk air dalam kemasan Tetra Pak yang berkelanjutan.
Namun, dikarenakan produk air minum yang dikemas dengan Tetra Pak ini akan
menjadi produk air minum pertama yang diluncurkan di Indonesia, persepsi
konsumen terhadap produk tersebut perlu digali untuk dapat memahami
ekspektasi dari calon konsumen untuk kemudian menentukan strategi pemasaran
yang tepat.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi pemasaran yang tepat untuk
produk air minum berkelanjutan PT Sinar Sosro dengan mengidentifikasi persepsi
konsumen terhadap suatu produk dan bagaimana beberapa faktor dalam persepsi
tersebut dapat mempengaruhi niat mereka untuk membeli dan keputusan mereka
untuk membeli. Untuk itu, dilakukan metode kualitatif pendahuluan (wawancara
semi terstruktur) dan metode kuantitatif (kuesioner) yang dianalisis melalui PLS SEM.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan dan kemasan
merupakan dua atribut dalam persepsi konsumen yang secara signifikan
mempengaruhi niat beli. Berdasarkan hasil temuan, Strategi Bauran Pemasaran
Hijau harus diterapkan. Dengan menggunakan pendekatan 4P (Product,
Promotion, Price and Place), solusi yang ditawarkan akan melibatkan (1) Green
Campaign, (2) Brand Ambassador, Influencer dan KOL Marketing, (3) Event, (4)
Packaging Competition (5) Penetapan Harga Berbasis Material, dan (6)
Merencanakan Saluran Penjualan.
Perpustakaan Digital ITB