digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


2026_TS_PP_Dimas Istant0-29123402_Full Text
Terbatas  Kartika
» Gedung UPT Perpustakaan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan, dalam implementasi 1ERP SAP S/4HANA di PT Bukit Asam (PTBA), untuk memprioritaskan backlog RICEFW lintas modul di tengah keterbatasan waktu dan kapasitas delivery. Pada kondisi yang diamati, prioritisasi cenderung ad hoc karena belum tersedia acuan prioritisasi berbasis nilai yang terdokumentasi dan dapat dipakai bersama untuk membahas trade-off lintas fungsi serta mendukung keputusan yang dapat ditelusuri. Untuk menutup gap tersebut, penelitian ini menyusun usulan Prosedur Kerja (Working Procedure) sebagai mekanisme pendukung keputusan berbasis nilai untuk prioritisasi backlog pada forum tata kelola proyek. Penelitian menggunakan desain single-case berbasis MCDA. Value-Focused Thinking (VFT) digunakan untuk menurunkan objective pengambilan keputusan dan menerjemahkannya menjadi lima kriteria operasional (C1–C5) yang dilengkapi definisi serta rubrik penilaian 1–5. Penilaian lintas fungsi dikumpulkan menggunakan rubrik tersebut dan diagregasi dengan model nilai aditif tipe SMART untuk menghasilkan baseline ranking dan shortlist awal. Robustness diuji melalui discrete weight-profile sensitivity dengan mengevaluasi ulang ranking dan shortlist pada beberapa profil bobot alternatif. Keluaran penelitian meliputi set kriteria dan rubrik sebagai standar evaluasi bersama, baseline ranking atas 27 grouping RICEFW, serta Top-15 priority shortlist awal untuk perencanaan rilis. Pada profil bobot yang diuji, sebagian besar kandidat baseline (13 dari 15) tetap berada dalam shortlist; perubahan terutama terjadi pada grouping borderline di sekitar batas Top-15. Secara keseluruhan, Pedoman Operasional mengompilasi standar evaluasi, hasil prioritisasi, ringkasan robustness, serta template decision trail untuk mendukung diskusi prioritisasi lintas fungsi yang lebih konsisten dan dapat ditelusuri.