digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Kalista Viswajanani [27125041]
PUBLIC Open In Flipbook Noor Pujiati.,S.Sos

Motif parang merupakan salah satu motif larangan Keraton Yogyakarta yang secara historis berfungsi sebagai simbol identitas, legitimasi kekuasaan, dan hierarki sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik visual motif parang sebagai identitas motif larangan Keraton Yogyakarta serta menganalisis perubahan penerapannya sebagai representasi dinamika perubahan pemakaian busana di masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi literatur, observasi, dokumentasi visual, dan wawancara di Keraton Yogyakarta, Kampung Batik Giriloyo, Museum Batik Yogyakarta, dan Museum Tekstil Jakarta. Analisis dilakukan menggunakan teori estetika Djelantik, konsep teraga dan tak teraga Widagdo, estetika terapan Agus Sachari, serta teori perubahan sosial Soerjono Soekanto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas visual motif parang tetap dipertahankan melalui struktur diagonal, repetisi, dan komposisi visualnya, sedangkan perubahan terjadi pada fungsi, kelompok pengguna, media, dan konteks pemakaiannya. Dengan demikian, perubahan yang terjadi tidak terletak pada bentuk visual motif, melainkan pada penerapannya dalam praktik pemakaian busana masyarakat sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan sosial.