digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

COVER Hotasi Albin Sumitro
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

Perkembangan pesat Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam praktik organisasi di berbagai industri melalui peningkatan efisiensi operasional, pengambilan keputusan berbasis data, dan inovasi layanan. Dalam industri jasa keamanan, teknologi AI semakin dimanfaatkan untuk memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan pemantauan operasional, serta mendukung kegiatan manajemen strategis. Meskipun menawarkan berbagai manfaat, penerapan AI juga menghadirkan tantangan yang berkaitan dengan tata kelola, tanggung jawab etis, dan kepercayaan para pemangku kepentingan, khususnya pada sektor yang sangat bergantung pada keandalan layanan dan kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Strategic Governance, Leadership Integrity, dan Stakeholder Engagement terhadap Responsible AI Adoption dalam industri jasa keamanan dengan menggunakan PT Sinar Prapanca sebagai konteks penelitian organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-method dengan mengintegrasikan wawancara dengan pemangku kepentingan utama serta analisis kuantitatif berdasarkan data survei yang dikumpulkan dari karyawan pada berbagai tingkat organisasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategic Governance, Leadership Integrity, dan Stakeholder Engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap Responsible AI Adoption, dengan Leadership Integrity sebagai faktor yang paling dominan. Temuan ini menegaskan bahwa adopsi AI yang bertanggung jawab memerlukan tata kelola yang kuat, kepemimpinan yang berintegritas, serta keterlibatan aktif para pemangku kepentingan.