digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan ekonomi Proyek Operasi Pengembangan Lapangan-70 (OPL-70) yang diusulkan oleh PT. BMM dalam rangka mempertahankan tingkat produksi pada lapangan gas mature yang beroperasi dengan kerangka Production Sharing Contract (PSC) Cost Recovery. Lapangan gas mature umumnya dicirikan oleh penurunan laju produksi, reservoir depletion, serta peningkatan biaya pengembangan dan operasi, yang secara signifikan menantang keberlanjutan kinerja ekonomi jangka panjang. Proyek OPL70 melibatkan pengeboran 100 sumur pengembangan tambahan yang bertujuan untuk meningkatkan perolehan gas dan memperpanjang umur ekonomi lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan model Discounted Cash Flow (DCF) pada periode evaluasi 2025 hingga 2033. Model tersebut mengintegrasikan proyeksi produksi, estimasi capital expenditure dan operating expenditure, kerangka PSC Cost Recovery yang berlaku, serta asumsi harga komoditas yang bersumber dari data perencanaan internal perusahaan. Indikator ekonomi utama yang digunakan dalam evaluasi meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Profitability Index (PI), dan Payback Period, yang digunakan untuk menilai kelayakan finansial proyek terhadap kriteria penerimaan investasi dan hurdle rate perusahaan. Untuk mengakomodasi ketidakpastian yang melekat pada pengembangan lapangan gas mature, penelitian ini menerapkan metode analisis risiko deterministik dan probabilistik. Sensitivity analysis digunakan untuk mengidentifikasi parameter ekonomi yang paling berpengaruh terhadap nilai proyek, khususnya produksi gas, harga gas, dan intangible capital expenditure. Selain itu, Monte Carlo simulation diterapkan untuk mengevaluasi dampak gabungan dari ketidakpastian pada variabel utama serta menghasilkan distribusi probabilitas dari potensi hasil ekonomi proyek. Analisis PESTEL turut digunakan untuk memberikan konteks eksternal terkait faktor politik, ekonomi, sosial, teknologi, lingkungan, dan hukum yang berpotensi memengaruhi pelaksanaan dan kelayakan proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proyek OPL-70 layak secara ekonomi pada asumsi base case. Evaluasi DCF menghasilkan Net Present Value positif sebesar USD 18,53 juta, Internal Rate of Return sebesar 13,56% yang melampaui hurdle rate perusahaan sebesar 10,22%, serta Profitability Index sebesar 1,05, yang menegaskan terciptanya nilai tambah ekonomi. Analisis probabilistik menunjukkan probabilitas sebesar 96,92 persen untuk memperoleh NPV positif, yang mengindikasikan tingkat risiko penurunan nilai yang relatif terbatas. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa Proyek OPL-70 mampu meningkatkan perolehan gas sekaligus tetap menarik secara ekonomi, serta menyediakan kerangka evaluasi investasi yang terstruktur dan berorientasi risiko bagi pengembangan lapangan gas mature dengan kerangka PSC Cost Recovery di Indonesia.