digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Aldi Adriana
PUBLIC Open In Flipbook Rita Nurainni, S.I.Pus

Pelabuhan Cigading 1, khususnya Dermaga 4 merupakan kawasan operasional yang dipengaruhi oleh dinamika pasang surut dan gaya angin yang berperan dalam mengendalikan sirkulasi massa air serta flushing time. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model hidrodinamika tiga dimensi menggunakan Delft3D FLOW, menganalisis pengaruh gaya angin terhadap pola sirkulasi arus, mengkuantifikasi variabilitas flushing time menggunakan simulasi conservative tracer transport, serta mengevaluasi implikasinya terhadap keselamatan operasional dermaga. Model dibangun menggunakan data batimetri, pasang surut dari Tide Model Driver (TMD), dan data angin ERA5 periode 2000-2025. Skenario angin ekstrem ditentukan melalui Extreme Value Analysis (EVA) metode Peak Over-Threshold (POT)-Weibull dan dikoreksi menggunakan Quantile Delta Mapping (QDM). Hasil validasi menunjukkan performa model yang baik dengan nilai RMSE 0,06 m dan koefisien korelasi 0,96. Kecepatan angin ekstrem periode ulang 25, 50, dan 100 tahun berturut-turut sebesar 10,53 m/s, 11,01 m/s, dan 11,49 m/s. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pasang surut merupakan pengontrol utama sirkulasi arus, sedangkan tegangan angin meningkatkan magnitudo arus pada lapisan permukaan. Peningkatan intensitas angin menyebabkan percepatan flushing time dengan inlet memiliki pembilasan tercepat, namun area estuari dan sisi pelabuhan menunjukkan waktu tinggal massa air terlama karena tegangan angin yang menahan massa air. Selain itu, musim barat menghasilkan flushing time yang lebih singkat dibandingkan musim timur walaupun terdapat massa air yang tertahan oleh tegangan angin.