Pemanasan global dapat meyebabkan terjadinya sea level rise termasuk di Indonesia yang memiliki luas perairan sekitar 70% dari luas wilayahnya. Karena dampak yang diakibatkan sea level rise cukup besar, perlu dilakukan pemantauan tingkat kenaikan muka laut secara kontinyu. Pada penelitian ini, yang merupakan studi awal, digunakan data satelit altimetri Topex dalam periode Agustus 1992 - Juli 2002 untuk memantau kecenderungan kenaikan muka laut di beberapa wilayah perairan Indonesia.
Studi awal ini mengkaji prosedur pengolahan data satelit altimetri untuk kasus lokal yang sesuai dengan karakteristik wilayah perairan Indonesia. Salah satu komponen lokal yang penting untuk diperhatikan adalah model pasut. Dalam hal ini dikaji kesesuaian model pasut global (GOT002 dan FES2002) untuk studi kenaikan muka laut di lokasi tertentu.
Dari hasil pengolahan data menunjukan bahwa secara umum model pasut global lebih sesuai digunakan untuk laut lepas dan dalam. Sedangkan untuk daerah perairan lokal (di laut dangkal dan di wilayah pesisir) dibutuhkan penggunaan model pasut lokal. Berdasarkan analisis deret waktu sea level anomaly terlihat adanya indikasi kenaikan muka laut. Meskipun demikian untuk mendapatkan hasil analisis yang lebih akurat diperlukan pemodelan prosedur pengolahan data yang lebih adaptif dengan karakteristik fisik perairan wilayah Indonesia.
Perpustakaan Digital ITB