ABSTRAK Yosefha Br Sebayang
EMBARGO  2026-12-22 
EMBARGO  2026-12-22 
Pertumbuhan ekonomi dan populasi yang pesat mendorong peningkatan konsumsi
energi global, termasuk kebutuhan energi listrik di Indonesia yang masih sangat
bergantung pada bahan bakar fosil sehingga dibutuhkan transisi menuju energi baru
terbarukan (EBT). Sebagai upaya mendukung optimalisasi potensi tersebut,
penelitian ini bertujuan menentukan lokasi potensial pemasangan Wave Energy
Converter (WEC), menghitung produksi energi, serta menilai kelayakan ekonomi
menggunakan metode Levelized Cost of Energy (LCoE) di perairan Tulungagung.
Simulasi numerik dilakukan menggunakan model Simulating WAve Nearshore
(SWAN) tahun 2024 dengan resolusi spasial mencapai 50 m di pesisir. Lokasi
potensial ditentukan berdasarkan enam parameter, yakni daya gelombang rata-rata
(
), optimum hotspot identifier (OHI), coefficient of variance (CoV), wave energy
development index (WEDI), batimetri, dan jarak dari pantai. Jenis WEC yang
digunakan adalah Wave Dragon dan Wave Roller. Analisis kelayakan ekonomi
mempertimbangkan tiga skenario capital expenditure (CAPEX), yakni optimis,
realistis, dan pesimis. Hasil verifikasi model menunjukkan kesesuaian yang baik
antara simulasi dengan data observasi dan reanalisis ERA5. Karakteristik medan
gelombang dipengaruhi oleh angin musiman dan swell dari Samudra Hindia,
dengan potensi energi tertinggi pada musim JJA dan terendah pada musim DJF.
Terdapat (4) empat lokasi rekomendasi pemasangan WEC, yakni T1, T2, T3, dan
T4. Produksi energi tahunan tertinggi dicapai oleh T2 sebesar 11.529,72 MWh
(Wave Dragon) dan T4 sebesar 2.806,48 MWh (Wave Roller), namun jika ditinjau
dari capacity factor (Cf) sebagai indikator efisiensi, T4 memiliki performa terbaik
sebesar 31,95%, diikuti T1 (25,53%), T2 (22,25%), dan T3 (9,50%). Hasil
perhitungan LCoE menunjukkan bahwa T4 memiliki nilai termurah pada seluruh
skenario CAPEX, yakni 1.911–6.392 IDR/kWh, sedangkan T3 memiliki nilai
LCoE termahal sebesar 6.441–21.482 IDR/kWh. Dengan demikian, T4
direkomendasikan sebagai lokasi prioritas pemasangan WEC di perairan
Tulungagung berdasarkan efisiensi penyerapan energi dan kelayakan ekonomi
terbaik.
Perpustakaan Digital ITB