digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

BAB 1 Rafi Fadhlillah Metasmara
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Rafi Fadhlillah Metasmara
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Rafi Fadhlillah Metasmara
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Rafi Fadhlillah Metasmara
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Rafi Fadhlillah Metasmara
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Rafi Fadhlillah Metasmara
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

ABSTRAK Rafi Fadhlillah Metasmara
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

Baja karbon menengah JIS S50C merupakan material yang banyak digunakan pada komponen mekanis seperti poros, roda gigi, dan komponen transmisi karena memiliki kombinasi kekuatan, ketangguhan, dan ketahanan aus yang baik. Sifat mekaniknya dapat ditingkatkan melalui perlakuan panas, di mana proses austenisasi dan media pendingin berperan penting dalam menentukan mikrostruktur. Teknologi rapid heating yang menggunakan pemanasan berbasis induksi menawarkan waktu proses yang lebih singkat dibandingkan austenisasi konvensional, namun pengaruhnya terhadap baja JIS S50C masih belum banyak dikaji. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh austenisasi singkat terhadap sifat mekanik dan mikrostruktur baja JIS S50C dengan variasi media pendingin berupa udara, oli, larutan polimer, dan air, serta membandingkannya dengan austenisasi konvensional. Penelitian menggunakan baja JIS S50C yang diaustenisasi dengan induction furnace selama 10 detik pada daya 5,5 kW dan muffle furnace pada 900°C selama 30 menit. Setelah itu, spesimen didinginkan menggunakan media udara, oli, larutan polimer 15 wt% PVP, dan air. Karakterisasi meliputi pengujian komposisi kimia, kekerasan Vickers, impak Charpy, pengamatan mikrostruktur menggunakan Optical Microscope (OM) dan Scanning Electron Microscope (SEM), serta analisis fraktografi menggunakan SEM untuk mengkaji hubungan antara parameter perlakuan panas, mikrostruktur, mekanisme patahan, dan sifat mekanik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi media pendingin dan metode austenisasi berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik dan mikrostruktur baja JIS S50C. Austenisasi singkat menghasilkan kekerasan lebih tinggi, dengan nilai maksimum 798 HV pada media quench air dibandingkan 604 HV pada austenisasi konvensional. Ketangguhan impak Charpy tertinggi diperoleh pada spesimen austenisasi singkat dengan media quench oli sebesar 38,59 J/cm², sedangkan nilai terendah sebesar 2,78 J/cm² diperoleh pada media quench air. Secara keseluruhan, austenisasi singkat menghasilkan kombinasi kekerasan dan ketangguhan yang lebih baik dibandingkan austenisasi konvensional pada kondisi pendingin tertentu.