PT XYZ merupakan perusahaan pertambangan Batubara yang beroperasi di
Kalimantan Timur. PT XYZ menghadapi Keputusan strategis dalam
pengembangan Pit A8, yaitu area yang berada di batas konsesi dan berdekatan
dengan wilayah PT MAG. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan
finansial dari tiga alternatif operasional, yaitu penambangan bersama penuh,
pengelolaan mandiri, serta penambangan bersama dengan pemasaran Batubara
secara independen. Analisis ini dilakukan menggunakan metode Discounted Cash
Flow (DCF), yang mencakup Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return
(IRR), and Payback Period (PBP), serta dilengkapi dengan analisis sensitivitas dan
simulasi Monte Carlo untuk menangkap ketidakpastian proyek.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh alternatif layak secara finansial,
yang ditunjukkan oleh nilai NPV yang positif serta IRR yang melebihi tingkat
pengembalian yang disyaratkan. Di antara ketiga alternatif tersebut,
penambangan bersama dengan pemasaran independen memberikan kinerja
finansial terbaik, dengan NPV sebesar USD 209,52 juta, IRR sebesar 438%, serta
periode pengembalian modal selama 0,59 tahun. Analisis sensitivitas
mengidentifiasi harga Batubara dan nilai kalori (GCV) sebagai faktor utama yang
mempengaruhi nilai proyek. Sementara itu, simulasi Monte Carlo (10.000 iterasi)
menunjukkan nilai ekspektasi NPV sebesar USD 248,62 juta dengan distribusi yang
condong kea rah positif, yang mengidikasikan potensi upside yang lebih besar
meskipun tetap terdapat risiko penurunan.
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model penambangan bersama hibrida
memberikan keseimbangan optimal antara efisiensi operasional dan penciptaan
nilai. Untuk memastikan keberlanjutan proyek, diperlukan strategi mitigasi risiko
seperti harga Batubara, pengendalian biaya, serta integrasi perencanaan tambang
secara menyeluruh.
Perpustakaan Digital ITB