digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

PT XYZ merupakan perusahaan pertambangan Batubara yang beroperasi di Kalimantan Timur. PT XYZ menghadapi Keputusan strategis dalam pengembangan Pit A8, yaitu area yang berada di batas konsesi dan berdekatan dengan wilayah PT MAG. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan finansial dari tiga alternatif operasional, yaitu penambangan bersama penuh, pengelolaan mandiri, serta penambangan bersama dengan pemasaran Batubara secara independen. Analisis ini dilakukan menggunakan metode Discounted Cash Flow (DCF), yang mencakup Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period (PBP), serta dilengkapi dengan analisis sensitivitas dan simulasi Monte Carlo untuk menangkap ketidakpastian proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh alternatif layak secara finansial, yang ditunjukkan oleh nilai NPV yang positif serta IRR yang melebihi tingkat pengembalian yang disyaratkan. Di antara ketiga alternatif tersebut, penambangan bersama dengan pemasaran independen memberikan kinerja finansial terbaik, dengan NPV sebesar USD 209,52 juta, IRR sebesar 438%, serta periode pengembalian modal selama 0,59 tahun. Analisis sensitivitas mengidentifiasi harga Batubara dan nilai kalori (GCV) sebagai faktor utama yang mempengaruhi nilai proyek. Sementara itu, simulasi Monte Carlo (10.000 iterasi) menunjukkan nilai ekspektasi NPV sebesar USD 248,62 juta dengan distribusi yang condong kea rah positif, yang mengidikasikan potensi upside yang lebih besar meskipun tetap terdapat risiko penurunan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model penambangan bersama hibrida memberikan keseimbangan optimal antara efisiensi operasional dan penciptaan nilai. Untuk memastikan keberlanjutan proyek, diperlukan strategi mitigasi risiko seperti harga Batubara, pengendalian biaya, serta integrasi perencanaan tambang secara menyeluruh.