Abstrak : Tesis ini merupakan studi implementasi sistem produksi terdistribusi mandiri (SPTM) untuk pembuatan production detail schedule, pada industri manufaktur kereta api, PT. INKA Madiun.
Studi ini dilakukan dengan dua langkah. Langkah pertama, mencari kesesuaian konsep dasar SPTM dibandingkan dengan kondisi produksi di PT. INKA. Langkah kedua, melakukan studi kasus pembuatan production detail schedule for under frame ballast hopper wagon menggunakan sistem penjadwalan SPTM.
Pada tesis ini dibahas permasalahan yang dihadapi PT. INKA dalam hal penjadwalan produksi. Belum adanya penjadwalan detail produksi, membuat kita belum bisa melihat beban mesin sebenarnya. Sedangkan informasi beban mesin ini menjadi sumber penting untuk perencanaan kegiatan produksi selanjutnya. Perencanaan alokasi operator, lembur, shift dan sub kontrak sangat membutuhkan informasi dari beban mesin.
Hasil dari studi kasus pada langkah kedua, menunjukkan bahwa dengan sistem penjadwalan SPTM bisa dibuat Production Detail Schedule di PT. INKA. Schedule ini bisa memberi informasi tentang operasi pengerjaan setiap part, sub assy sampai menjadi produk. Selain mampu menunjukkan waktu rinci pengerjaan setiap part, schedule ini juga rnampu memberi informasi beban mesin sebenarnya. Sehingga perencanaan selanjutnya bisa dilakukan dengan lebih baik.
Selain ditemukan kesesuaian, penulis juga mengusulkan beberapa customizing pada sistem penjadwalan SPTM untuk disesuaikan dengan kondisi produksi PT. INKA.
Perpustakaan Digital ITB