Massa batuan umumnya memiliki struktur internal berupa bidang perlapisan,
foliasi, maupun rekahan yang menyebabkan sifatnya bersifat anisotropik.
Keberadaan bidang perlapisan memengaruhi respons batuan terhadap pembebanan
dan perambatan gelombang elastik, sehingga kajian mengenai pengaruh orientasi
bidang perlapisan terhadap sifat mekanik dan karakteristik gelombang ultrasonik
menjadi penting dalam bidang geoteknik dan pertambangan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi sudut perlapisan terhadap kecepatan
gelombang ultrasonik primer (Vp), kecepatan gelombang sekunder (Vs), dan
Uniaxial Compressive Strength (UCS) pada sampel mortar berlapis skala
laboratorium. Sampel dibuat menggunakan campuran semen dan pasir dengan
perbandingan 1:2 pada lima variasi sudut perlapisan (?), yaitu 0°, 30°, 45°, 60°, dan
90°. Pengujian ultrasonik dilakukan untuk memperoleh nilai Vp dan Vs, sedangkan
pengujian UCS dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh orientasi bidang
perlapisan terhadap kuat tekan material.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan sudut perlapisan menyebabkan
kecepatan gelombang ultrasonik cenderung menurun. Nilai Vp tertinggi diperoleh
pada ? = 0° sebesar 3422.67 m/s dan terendah pada ? = 90° sebesar 3263.33 m/s,
sedangkan nilai Vs tertinggi sebesar 2093.33 m/s pada ? = 0° dan terendah sebesar
1763.67 m/s pada ? = 90°. Selanjutnya, nilai UCS menunjukkan pola berbentuk U,
dengan nilai minimum sebesar 13.651 MPa pada ? = 30° dan nilai maksimum
sebesar 19.669 MPa pada ? = 90°. Hasil tersebut menunjukkan bahwa variasi sudut
perlapisan memengaruhi karakteristik gelombang ultrasonik dan kuat tekan
material. Vp dan Vs cenderung menurun dengan bertambahnya sudut perlapisan,
sedangkan UCS menunjukkan pola U yang mengindikasikan adanya orientasi
perlapisan yang lebih kritis terhadap keruntuhan. Temuan ini diharapkan dapat
menjadi dasar dalam karakterisasi material berlapis serta mendukung analisis dan
perancangan rekayasa geoteknik dan pertambangan.
Perpustakaan Digital ITB