digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Adi Tio Nugroho
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan arah aliran air bawah permukaan, mengidentifikasi karakteristik litologi akuifer, mengestimasi kedalaman perlapisan, serta menentukan zona recharge dan discharge di kawasan Kampus ITB Jatinangor. Metode yang digunakan adalah integrasi antara metode pasif SelfPotential (SP) untuk analisis lateral dan data sekunder Time-Domain Electromagnetic (TDEM) untuk analisis vertikal. Pengukuran SP dilakukan menggunakan konfigurasi fixed-base dengan menerapkan koreksi base-shift sepanjang lintasan pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai anomali SP di lokasi penelitian bervariasi antara -15 mV hingga 105 mV. Zona resapan (recharge zone) teridentifikasi di dataran tinggi bagian utara kampus, tepatnya di area lapangan bola, yang ditandai oleh anomali SP rendah hingga negatif (mencapai -15 mV) akibat mekanisme potensial elektrokinetik (streaming potential) saat air meresap secara vertikal. Sebaliknya, zona luapan (discharge zone) berada di dataran rendah bagian selatan kampus yang berimpit dengan lokasi dua danau ITB Jatinangor, ditandai oleh akumulasi anomali SP positif tinggi berkisar antara 65 mV hingga 105 mV akibat penumpukan kation. Berdasarkan kontras anomali tersebut, arah aliran air tanah terindikasi kuat bergerak secara lateral dari utara menuju selatan. Analisis vertikal melalui inversi 1D data TDEM (RMSE 5,27%) berhasil memvalidasi sistem hidrogeologi ini dengan mengidentifikasi struktur selangseling (interbedded) vulkanik, berupa lapisan akuifer terbuka (unconfined aquifer) pasir jenuh air pada kedalaman 7,0–13,0 meter (22,8 ?·m). Di bawahnya, ditemukan lapisan kedap air (aquitard) berupa lempung pada kedalaman 13,0–18,0 meter (8,7 ?·m) yang menyekat rangkaian sistem akuifer tertutup (confined aquifer) berupa pasir jenuh air pada kedalaman 18,0–25,0 meter (25,4 ?·m) dan 33,0–45,0 meter (13,6 ?·m). Integrasi kedua metode ini memberikan indikasi kualitatif yang kuat mengenai model hidrogeologi yang utuh dan konsisten di kawasan Kampus ITB Jatinangor.