digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Punch-through merupakan penyebab utama kecelakaan jack-up rig di seluruh dunia, namun penelitian yang berfokus pada konsekuensi strukturalnya masih sangat terbatas. Studi ini menjawab kesenjangan tersebut dengan mengevaluasi perilaku, performa, dan integritas struktural jack-up rig tiga kaki yang mengalami kegagalan punch-through, berdasarkan kondisi lingkungan dan geoteknik di Teluk Meksiko. Analisis struktural dilakukan menggunakan perangkat lunak SACS, di mana punch-through disimulasikan melalui dua metode: reduksi tumpuan vertikal berdasarkan formula ISO 19905-1 dan forced displacement menggunakan fitur JOINT PERSET. Pada metode pertama, sebanyak 11 kasus dianalisis, yang merepresentasikan kombinasi lokasi punch-through (port leg, bow leg, serta port dan starboard leg secara bersamaan), tingkat degradasi kekuatan tanah (faktor reduksi undrained shear strength sebesar 2, 3.5, dan 5), dan beban lingkungan (kondisi operating dan storm). Pada kondisi operating, hanya hull yang terdampak, dengan nilai UC mencapai 613.10 dan kemiringan hull maksimum sebesar 0.80°, yang berkorespondensi dengan penurunan vertikal spudcan sebesar 55.31 cm. Pada kondisi storm, simultaneous punch-through merupakan skenario kritis, di mana elemen bracing dan chord pada kaki yang tidak mengalami punch-through melampaui batas unity check yang diizinkan. Pada metode kedua, terdapat tiga kasus yang dianalisis, masing-masing mempresentasikan lokasi punch-through, dan diberikan besar perpindahn vertikal yang sama yaitu 7.84 m. Akibatnya, hampir seluruh bagian hull dan kaki yang berada di bawah hull mengalami overstress yang signifikan, dengan nilai UC maksimum sebesar 838.59 meskipun dengan pembebanan lingkungan operating. Akan tetapi, pendekatan static linear analysis yang digunakan dalam studi ini tidak menangkap sifat dinamis dan nonlinear dari punch-through, termasuk kemungkinan terjadinya wave-in-deck dan/atau hull flooding, sehingga respons struktural aktual berpotensi menyimpang. Kendati demikian, temuan-temuan ini menegaskan pentingnya evaluasi kombinasi punch-through dan beban lingkungan dalam asesmen integritas struktural jack-up rig.