Nodes Deco, sebuah bisnis aksesoris fashion handmade, mengalami penurunan
kinerja penjualan yang berkelanjutan pada platform TikTok Shop, sementara
kinerjanya pada platform Shopee relatif stabil. Penelitian ini menggunakan desain
kualitatif untuk mendiagnosis penyebab penurunan tersebut dan merumuskan
strategi optimasi social commerce guna memulihkan performa perusahaan. Data
dikumpulkan melalui analitik platform internal serta wawancara semi-terstruktur
dua tahap dengan informan internal (pemilik dan content creator) dan informan
eksternal dari segmen pelanggan loyal, pelanggan saat ini, dan calon pelanggan,
kemudian dianalisis menggunakan kerangka Marketing Funnel, Dynamic
Capabilities, Porter's Five Forces, dan Platform Business Model, dilanjutkan
dengan klasifikasi SWOT, analisis akar masalah berbasis diagram Ishikawa,
matriks TOWS, VRIO, serta Periodic Table of Content Marketing. Temuan
menunjukkan bahwa penurunan yang terjadi bersifat spesifik terhadap platform,
disebabkan oleh arsitektur TikTok Shop yang berbasis penemuan konten
(discovery-based), bukan oleh melemahnya permintaan atau kualitas produk.
Impresi produk turun sekitar 73 persen, sementara tingkat konversi justru
meningkat dari 0,95 persen menjadi 1,95 persen, sebuah pola yang diidentifikasi
dalam penelitian ini sebagai funnel concentration effect, yang menunjukkan bahwa
kegagalan terjadi pada tahap kesadaran (awareness) dalam funnel, bukan pada
mekanisme konversi. Analisis akar masalah mengaitkan kondisi ini dengan
perkembangan dynamic capabilities yang asimetris, di mana kapasitas produksi
konten berkembang lebih cepat dibandingkan rutinitas sensing, konversi, dan
retensi. Penelitian ini mengusulkan Content Marketing Action Plan yang dibangun
atas tiga content pillar dan sistem pemantauan metrik, dimulai dengan koreksi
jadwal LIVE, dan telah divalidasi kelayakannya oleh tiga praktisi digital marketing.
Berdasarkan diagnosis tersebut, penelitian ini mengusulkan tiga program konten
yang dikendalikan secara internal, didukung oleh sistem pemantauan metrik dan
penjadwalan ulang sesi LIVE, sebagai rencana implementasi bertahap untuk
memperkuat daya saing dan kinerja bisnis Nodes Deco.
Perpustakaan Digital ITB