digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Studi ini mengkaji tantangan branding PT Multibina Teknika Utama, sebuah distributor peralatan laboratorium di pasar B2B di Indonesia. Meskipun perusahaan memiliki kemampuan teknis yang kuat dan layanan purna jual yang baik, tingkat visibilitas mereknya rendah karena jarang muncul dalam hasil pencarian Google, sulit ditemukan di e-Katalog LKPP, serta memiliki konten produk dan tampilan digital yang tidak konsisten. Kondisi ini membuat calon pembeli baru tidak mengenal perusahaan kecuali melalui rekomendasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding B2B Multibina saat ini dan mengusulkan solusi untuk meningkatkan brand awareness dan citra perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur dengan staf internal dan pembeli institusi, serta didukung oleh observasi digital. Data dianalisis menggunakan thematic analysis dan gap analysis. Temuan menunjukkan lima isu utama: rendahnya tingkat keterjangkauan (discoverability), lemahnya konten digital, kepercayaan pelanggan yang kuat karena layanan purna jual, meningkatnya ekspektasi digital dari pembeli, serta keterbatasan kapabilitas internal dalam menjalankan branding. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan peningkatan visibilitas digital, standarisasi konten produk, penguatan kredibilitas digital, serta pengembangan kesiapan internal untuk mendukung aktivitas branding.