Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi bisnis Green Organizational Performance (GOP) di PT. EJJV Engineering Indonesia, dengan fokus pada unit bengkel fabrikasinya. Penelitian ini membahas kurangnya pemahaman tentang bagaimana faktor internal dan eksternal organisasi memengaruhi strategi bisnis terkait adopsi GOP pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Faktor internal yang dimaksud mencakup budaya organisasi, kapabilitas teknologi, dan kompetensi karyawan, sementara faktor eksternal meliputi tekanan regulasi, permintaan global terhadap praktik berkelanjutan, serta perubahan preferensi pelanggan. Dengan pendekatan kualitatif, studi ini menggunakan Business Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT untuk menilai kesiapan dan posisi strategis perusahaan dalam konteks inovasi hijau. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan utama seperti pejabat keberlanjutan, manajer operasional, dan staf sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan internal memperkuat kemampuan perusahaan dalam merespons tekanan lingkungan eksternal. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan model bisnis hijau yang mencakup pembangunan rantai nilai berkelanjutan, adopsi teknologi bersih, serta kemitraan dengan para pemangku kepentingan yang memiliki komitmen terhadap keberlanjutan. Strategi disusun menggunakan matriks TOWS, yaitu SO, WO, ST, dan WT, serta diselaraskan dengan jadwal proyek perusahaan guna memastikan implementasi yang efektif. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas pemahaman tentang bagaimana keberlanjutan dapat diintegrasikan ke dalam strategi bisnis, serta menawarkan peta jalan praktis bagi perusahaan manufaktur dalam meraih keunggulan kompetitif melalui transformasi hijau.
Perpustakaan Digital ITB