digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Rafasha Umari Hakim
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Keberadaan karang di dalam ekosistem terumbu karang sangat penting bagi biota lainnya, terutama ikan karena karang memberikan tempat tinggal dan makanan bagi ikan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perbedaan tutupan karang dan komunitas ikan karang, menganalisis status kesehatan terumbu karang dan hubungana antara terumbu karang dengan ikan karang di perairan selatan Pulau Tunda, Banten. Metode pengambilan data adalah dengan Underwater Photo Transect (UPT) untuk karang dan Under Water Census (UWC) untuk ikan yang dilakukan di dua stasiun dengan dua transek pada setiap stasiun. Analisis regresi dan korelasi digunakan untuk melihat hubungan antara tutupan terumbu karang dengan ikan karang. Hasil penelitian menunjukkan masing-masing persentase tutupan karang keras hidup di Stasiun 1 dan 2 sebesar 18,75% dan 58,58% yang tergolong rendah dan tinggi. Stasiun 1 memiliki persentase tutupan yang rendah karena lokasi pengambilan data terletak di dekat pelabuhan dengan aktivitas manusia yang tinggi dibandingkan Stasiun 2. Kedua stasiun memiliki tingkat resiliensi karang yang tinggi. Untuk kategori ikan, Stasiun 2 memiliki biomassa yang lebih rendah dibandingkan Stasiun 1 dengan nilai biomassa 57,90 kg/ha karena mendominasinya ikan Pomacentridae yang tergolong teritorial di Stasiun 2 dibandingkan Stasiun 1. Integrasi kategori terumbu dan ikan karang menunjukkan nilai indeks Stasiun 2 dengan nilai 6 lebih baik daripada Stasiun 1 dengan nilai 3. Terumbu karang memiliki hubungan yang baik dengan ikan karang dengan nilai regresi yang positif dan koefisien determinasi bernilai 0,76, meskipun perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.