Asesmen Manajemen Risiko Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)
merupakan masalah semi-terstruktur karena menggabungkan aturan regulatif,
bukti organisasi, dan pertimbangan pemilik risiko. Dalam praktiknya, dokumen
asesmen di instansi pemerintah masih memiliki kekurangan pada aspek
kualitas, kelengkapan, serta waktu penyusunan draf. Penelitian terdahulu telah
menggunakan ontologi dan aturan untuk menilai kematangan dokumen kebijakan
SPBE, serta model bahasa dan agen untuk membantu asesmen risiko
pada bidang keamanan siber dan keselamatan konstruksi. Namun, pendekatan
tersebut belum mendukung penyusunan draf asesmen Manajemen Risiko
SPBE secara bertahap. Penelitian ini mengusulkan Sistem Pendukung Keputusan
berbasis agentic AI untuk membantu penyusunan draf asesmen sesuai
Pedoman Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
(PANRB) Nomor 5 Tahun 2020. Artefak dikembangkan menggunakan Design
Science Research Methodology dengan orkestrasi single agent untuk mengatur
alur pengisian draf, persistent assessment state untuk menjaga konteks,
retrieval-augmented generation untuk memperoleh ketentuan regulasi, fungsi
deterministik untuk validasi dan perhitungan risiko, serta human-in-the-loop
untuk mempertahankan keputusan substantif pada manusia. Artefak dievaluasi
melalui eksperimen perbandingan substantif dengan dokumen asesmen
riil oleh pakar, serta melalui komparasi waktu oleh operator. Hasil evaluasi
menunjukkan bahwa sistem dapat menghasilkan draf identifikasi, analisis, penanganan,
dan pemantauan risiko yang terstruktur dan pakar menilai keluaran
sistem layak dengan revisi moderat, serta berpotensi mengurangi upaya dalam
proses penyusuan draf sebesar 71.9%.
Perpustakaan Digital ITB