Abstrak - Shafiq Irvansyah
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Platform Bug Bounty Program (BBP) tersentralisasi menempatkan pengelola platform sebagai perantara pada seluruh proses bug bounty sehingga partisipan tidak dapat memverifikasi proses secara independen. Blockchain dapat menyelesaikan permasalahan ini karena karakteristik desentralisasi, immutability, dan auditabilitasnya memungkinkan setiap aktivitas dicatat secara permanen dan dapat ditelusuri oleh seluruh partisipan, sementara smart contract mengeksekusi aturan program secara otomatis dan deterministik berdasarkan kode yang terbuka. Salah satu penelitian, yaitu Bountychain, telah memanfaatkan jaringan Ethereum publik dan IPFS untuk mendesentralisasi siklus inti bug bounty berupa pelaporan, peninjauan, dan pembayaran reward, tetapi sebagian proses dan logikanya masih berjalan pada arsitektur terpusat sehingga tidak fully transparent dan tidak dapat diaudit secara menyeluruh.
Tugas Akhir ini melanjutkan penelitian tersebut dengan merancang dan mengimplementasikan prototipe BBP berbasis blockchain yang seluruh proses intinya berjalan secara fully on-chain untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Selanjutnya, sistem yang diusulkan menyelesaikan gap proses bisnis terhadap sistem BBP populer yaitu HackerOne dengan menambahkan mekanisme reputasi yang dapat diverifikasi serta mekanisme dispute resolution. Data aktivitas utama disimpan secara on-chain, sedangkan data berukuran besar dan sensitif disimpan secara off-chain pada IPFS. Logika bisnis diimplementasikan melalui
smart contract yang mencakup pengelolaan program, laporan, dana, reputasi, dan dispute resolution.
Prototipe berbasis Solidity dan EVM dievaluasi melalui pengujian smart contract, fungsional, non-fungsional, dan konsumsi gas. Seluruh kebutuhan dalam ruang lingkup prototipe terpenuhi, dengan 75 pengujian smart contract dan 70 transaksi kinerja berhasil dijalankan, serta konsumsi gas maksimum tercatat sebesar 566.304 gas. Analisis biaya lintas jaringan menunjukkan rata-rata biaya transaksi berkisar dari sekitar USD 0,08 per operasi pada Ethereum hingga sekitar USD 0,000062 per operasi pada Avalanche C-Chain sebagai jaringan berbiaya terendah, sehingga dari sisi penggunaan sumber daya sistem masih layak diterapkan sebagai BBP. Hasil tersebut menunjukkan bahwa platform berhasil diimplementasikan secara fully on-chain sehingga memberikan transparansi penuh dalam seluruh prosesnya.
Perpustakaan Digital ITB