digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Metal-organic framework (MOF) UiO-66 umumnya disintesis secara solvotermal dengan waktu reaksi yang relatif lama (lebih dari 24 jam) dan konsumsi energi yang tinggi (sekitar 120 ?). Sementara itu, pemanfaatan nanopartikel emas (AuNPs) sebagai material fototermal untuk sintesis material masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menyintesis material komposit AuNPs/SiO2 dan mengevaluasi pemanfaatannya sebagai material fototermal berbasis cahaya tampak untuk sintesis UiO-66. AuNPs disintesis menggunakan metode Turkevich, kemudian dienkapsulasi dengan SiO2 melalui metode Stöber. Material AuNPs dan AuNPs/SiO2 dikarakterisasi menggunakan spektroskopi visible, particle size analyzer (PSA), difraksi sinar-X (XRD), dan spektroskopi inframerah transformasi Fourier (FTIR). Selanjutnya, material tersebut diaplikasikan sebagai sumber panas lokal pada sintesis fototermal UiO-66 dan dibandingkan dengan metode solvotermal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum sintesis AuNPs diperoleh pada mol rasio Na3Ct:HAuCl4 sebesar 3,5:1 dengan ukuran partikel dominan 50–55 nm dan puncak LSPR pada 524 nm. AuNPs/SiO2 memiliki homogenitas yang lebih baik dibandingkan AuNPs serta menunjukkan peningkatan laju pemanasan dan efisiensi konversi fototermal yang lebih tinggi. Sintesis fototermal menghasilkan UiO-66 dengan kristalinitas 62,58%, lebih tinggi dibandingkan metode solvotermal (49,81%). Spektra FTIR mengonfirmasi keberhasilan penambahan AuNPs/SiO2 melalui kemunculan pita ulur asimetrik Si–O–Si pada sekitar 1100 cm?¹. Kondisi sintesis paling efisien diperoleh menggunakan metode fototermal berbasis material komposit AuNPs/SiO2 dengan waktu enkapsulasi SiO2 selama 4 jam dan penyinaran 30 menit, menghasilkan %hasil 51,1 ± 0,7%. Meskipun lebih rendah dibandingkan metode solvotermal (65,9 ± 8,9%), metode ini memerlukan waktu sintesis yang lebih singkat (kurang dari 24 jam) dan konsumsi energi yang lebih rendah (sekitar 45 °C).