Abstrak - Dita Ardiyanto
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Emisi karbon yang tinggi di sektor aviasi mendorong pengembangan Sustainable Aviation Fuel
(SAF), salah satunya melalui jalur produksi Fischer-Tropsch (FT) yang membutuhkan syngas
dengan rasio H2/CO sekitar 2. Syngas tersebut diperoleh melalui gasifikasi biomassa pada
reaktor fluidized bed (FB) yang performanya bergantung pada jenis dan komposisi gasifying
agent. Akan tetapi, pengaruh gasifying agent terhadap hidrodinamika partikel, temperatur,
komposisi syngas, dan rasio H2/CO pada reaktor FB belum banyak dikaji secara bersamaan
sehingga penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh tersebut. Penelitian dilakukan melalui
simulasi numerik berbasis Computational Particle Fluid Dynamics (CPFD) menggunakan
perangkat lunak Barracuda Virtual Reactor dengan partikel padat dimodelkan menggunakan
metode Multiphase Particle-in-Cell (MP-PIC). Reaktor yang disimulasikan berbentuk silinder
dengan diameter dalam 0,1 m dan tinggi 1 m. Simulasi dijalankan pada enam skenario, yaitu
kombinasi tiga jenis gasifying agent O2/N2, O2/CO2, dan O2/H2O pada konsentrasi O2 21% dan
35% dengan kondisi operasi seragam, yaitu temperatur 1.000 K, equivalence ratio 0,2, dan laju
umpan biomassa 2,08 kg/h. Hasil simulasi menunjukkan bahwa jenis gasifying agent
memengaruhi hidrodinamika partikel melalui perbedaan densitas campuran gas serta
memengaruhi temperatur melalui reaksi kimia dengan urutan tertinggi pada campuran O2/N2,
diikuti O2/H2O, dan terendah pada campuran O2/CO2. Pada komposisi syngas, campuran
O2/CO2 menghasilkan fraksi mol CO2 yang jauh lebih tinggi karena sebagian besar berasal dari
input yang belum bereaksi. Selain itu, rasio H2/CO pada seluruh variasi hanya berkisar 0,528 –
0,546, jauh di bawah rasio yang dibutuhkan untuk proses FT sehingga masih memerlukan
proses lanjutan sebelum dapat digunakan langsung untuk produksi SAF.
Perpustakaan Digital ITB