Transisi Indonesia dari Minimum Essential Force (MEF) menuju Optimum
Essential Force (OEF) 2025–2029 menuntut penguatan kapabilitas industri
pertahanan nasional. PT Pindad, sebagai produsen utama alat pertahanan matra
darat dalam ekosistem DEFEND.ID, dituntut meningkatkan kapasitas produksi dan
kinerja operasional guna mendukung kesiapan pertahanan nasional. Namun
demikian, masih terdapat kesenjangan antara kapasitas produksi terpasang dan
output efektif akibat inefisiensi aliran proses, kendala koordinasi produksi, serta
keterbatasan efektivitas operasional.
Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja operasional Divisi Senjata PT
Pindad serta merumuskan roadmap Operational Excellence (OpEx) untuk
mengoptimalkan kapabilitas produksi dalam mendukung target OEF. Penelitian
menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui studi kasus dengan
pengumpulan data berupa wawancara, observasi shopfloor, serta analisis data
produksi periode 2022–2024 menggunakan metode Value Stream Mapping (VSM),
Overall Equipment Effectiveness (OEE), dan Gap Analysis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kapasitas terpasang meningkat
sebesar 33% dari 45.000 menjadi 60.000 unit per tahun, kinerja operasional belum
optimal akibat ketidakseimbangan proses, bottleneck pada tahapan machining dan
assembly, tingginya changeover time, serta keterlambatan quality assurance yang
membatasi throughput dan memperpanjang lead time. Temuan utama menunjukkan
bahwa kendala produksi lebih dipengaruhi oleh efektivitas sistem produksi dan
stabilitas aliran proses dibandingkan keterbatasan kapasitas fisik.
Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan roadmap implementasi
OpEx secara bertahap yang mencakup fase stabilisasi (2026), optimasi (2027–
2028), dan institusionalisasi (2029) dengan fokus pada peningkatan keseimbangan
lini produksi, integrasi proses, serta penguatan tata kelola perbaikan
berkelanjutan. Roadmap ini diharapkan menjadi kerangka transformasi
operasional bagi PT Pindad serta model awal penguatan kapabilitas industri
pertahanan nasional dalam mendukung pencapaian target OEF.
Perpustakaan Digital ITB