Proyek Infrastruktur Panas Bumi Mataloko merupakan paket infrastruktur
pendukung pelaksanaan drilling dan pengembangan panas bumi di Indonesia.
Keberhasilan penyelesaian proyek infrastruktur tersebut menentukan kesiapan
tahapan selanmjutnya serta sebagai enabling penyediaan listrik rendah karbon
yang andal dan berkelanjutan untuk mendukung transisi energi Indonesia. Namun
demikian, terdapat keterlambatan penyelesaian Proyek tersebut dengan akumulasi
selama 829 hari yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap kesiapan tahapan
selanjutnya serta pencapaian agenda pengembangan energi panas bumi.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasikan dan mengukur faktor-faktor yang
berhubungan dengan keterlambatan, menentukan faktor mana yang prioritas untuk
dilakukan intervensi, serta merumuskan strategi peningkatan sistem manajemen
proyek untuk infrastruktur Mataloko Geothermal dan future project.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 74 responden yang terlibat
langsung dalam pembangunan infrastruktur Mataloko Geothermal. Data diuji
menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modelling (PLS-SEM)
dengan bukti proyek dan diagnosis PMBOK sebagai perkuatan interpretasi
manejerial atas hasil analisis. Tiga hypothesis didukung, dimana Finansial
merupakan pengaruh terbesar (?=0,409), disusul Resources (?=0,394) serta
External (?=0, 391). Faktor Planning, Design, Contractor dan Owner tidak
menunjukkan pengaruh langsung, meskipun tata kelola Owner tetap penting
sebagai mekanisme pendukung untuk pengambilan keputusan dan penyelesaian
kendala. Model ini menjelaskan 59,5% varians Impact Project Delay.
Dari hasil analisis dan discussion of findings, empat strategi dirumuskan yaitu
Cash-Flow Continuity and Contractual Payment Alignment; Resource-Loaded
Lookahead Planning and Production Reliability; External Stakeholder Readiness
and Social Licence Assurance; and Owner Governance and Decision Acceleration.
Penelitian ini menghasilkan evidence-based framework untuk memperkuat
kesiapan workfront, kepastian penyelesaian proyek serta acceleration decision
making Owner pada Infrastruktur Mataloko Geothermal.
Perpustakaan Digital ITB